Besok saya akan berangkat ke Yogya untuk membereskan segala urusan mengenai rumah kontrakan yang saya tinggali selama kuliah disana. Sebelum berangkat maka tentunya lebih baik mempersiapkan konten untuk segelintir blog saya agar mereka tidak “kehausan” ketika saya tinggal nanti. Untuk blog-blog yang tujuannya hanya untuk mengejar pagerank untuk update pr berikutnya (spam blogs buat repiu hehe
), maka tentu simpel saja. Cukup dengan rewrite seadanya beberapa artikel inggris, lalu jadwalkan agar blog-blog tersebut terupdate otomatis setiap 2-3 hari sekali selama 2 minggu ke depan, maka beres masalah untuk sementara. I love wordpress
Bagaimana dengan blog yang ini? Ya belum tentu sesimpel seperti itu.
Misalkan saja saya terpilih mengikuti AFI alias Akademi Fantasi Indosiyar yang mewajibkan saya menjauhi hape, televisi atau internet selama 3 bulan penuh. (yang sudah pasti hanya khayalan karena suara saya FALS luar biasa dan hanya bisa didengerin dengan enak bila penonton berjarak 500 x diagonal layar bioskop karena suara saya merusak mata bila didengerin terlalu deket
). Nah selama mengikuti AFI pastinya blog saya yang ini telantar ga dapet jatah lahir batin selama 3 bulan.
Loh kan bisa diakali dengan menjadwalkan beberapa atikel agar terpublish otomatis setiap 2 hari sekali selama 3 bulan ditinggal?
Ya ga sepraktis itu fren, blog saya ini hampir semua komennya berasal dari temen-temen yang saya kunjungi blognya. Dengan kata lain bila ditinggal 3 bulan ga diapa-apain maka hanya segelintir trafik belas kasihan dari search engine yang bakal datang ke blog saya dan tentunya interaksi yang ditandai dengan komentar akan terus menyusut ke titik nol.
Itulah yang saya katakan kelemahan dari memanfaatkan fasilitas menjadwalkan tanggal publish sebuah postingan di wordpress. Postingan memang bisa diatur “tanggal terbitnya” agar seolah-olah blog kita selalu up to date, namun membalas komentar pengunjung kan ga bisa otomatis. Bahkan saya ga yakin ada orang yang bisa menciptakan sebuah plugin yang fungsinya untuk membalas komentar secara otomatis secara sempurna. Kalaupun bisa, pasti jawaban yang dihasilkannya akan tidak make sense alias ga nyambung
Terus terang saya adalah penganut aliran SEO ala kadarnya, yaitu saya hanya sering-sering memposting hayalan ngawur saya lalu sering-sering berkunjung ke blog temen-temen yang lain dan tak lupa saya selalu berusaha membalas komentar pengunjung yang telah rela mampir ke blog saya. Selain tehnik ala kadarnya diatas, saya masih sambil belajar
Oke temen-temen, saya mau siap-siap dulu. Doakan saya selamat sampai tujuan
semoga disana masih sempet ngeblog dan blogwalking seperti biasa