<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yudiworld[.]com &#187; sekolah</title>
	<atom:link href="http://yudiworld.com/tag/sekolah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yudiworld.com</link>
	<description>Affiliate Marketing Mode : ON</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 02:48:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
<image>
<link>http://yudiworld.com</link>
<url>http://yudiworld.com/wp-content/mbp-favicon/target.jpg</url>
<title>Yudiworld[.]com</title>
</image>
		<item>
		<title>Ga ngelanjutin sekolah?</title>
		<link>http://yudiworld.com/ga-ngelanjutin-sekolah/</link>
		<comments>http://yudiworld.com/ga-ngelanjutin-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2008 16:38:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita saya]]></category>
		<category><![CDATA[s2]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[strata 2]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudiworld.com/ga-ngelanjutin-sekolah/</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa banyak orang mesti berpikir bahwa jika sehabis menamatkan pendidikan strata1 maka perlu kiranya untuk melanjutkan pendidikan strata2 alias S2. Saya paling malas kalo ada orang bertanya seperti itu kepada]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa banyak orang mesti berpikir bahwa jika sehabis menamatkan pendidikan strata1 maka perlu kiranya untuk melanjutkan pendidikan strata2 alias S2. Saya paling malas kalo ada orang bertanya seperti itu kepada saya. Mau jawab ngawur salah, mau jawab serius.. eh saya-nya yang ga tau mesti jawab gimana. Akhirnya ya paling senyam-senyum cengengesan ajah kalo udah ditanya kayak gitu <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Baiklah wahai bapak-bapak, ibu-ibu yang pernah menanyakan hal itu kepada saya. Semoga anda membaca blog saya (walaupun hampir pasti tidak), saya jawab disini aja yah. Alasan saya tidak melanjutkan menuju S2 adalah :<br />
1.	Saya merasa belum perlu, karena toh saya hanyalah kuli serabutan.<br />
2.	Saya tidak (bahasa halusnya=belum) punya biaya untuk itu, dan saya sama sekali tidak ingin minta uang lagi untuk keperluan pendidikan kepada orang tua saya.<br />
3.	Saya berkeyakinan kalo kuliah itu mesti niat. Kalo niatnya aja udah ga ada ya pasti ga maksimal dan tidak bermanfaat donk.<br />
4.	Saya ga mau kalo hanya kuliah asal-asalan. Mending kalo gratis, nah yang ini bayar mahal boo..<br />
5.	Tidak ada yang mensyaratkan saya untuk bergelar strata2 untuk melanjutkan pekerjaan saya seperti halnya menjadi dosen (yang minimal harus memiliki gelar S2 pada tahun 2015 kalo ga salah. CMIIW )<br />
6.	Saya ingin punya lebih banyak waktu untuk belajar dan praktek mencari uang lewat internet serta kegiatan lain yang saya sukai.</p>
<p>Nah kira-kira begitu alasannya pak, bu <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mungkin suatu saat saya pengen melanjutkan pendidikan, tapi sepertinya bukan sekarang saatnya <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  Saya ga secerdas bapak-bapak atau ibu-ibu yang bisa mengerjakan banyak kegiatan sekaligus, yang bisa bagi waktunya untuk bekerja, kuliah, keluarga dan kegiatan lainnya.</p>
<p><strong>Tanya</strong> : “Yud, ngapain ga ngelanjutin sekolah?”<br />
<strong> Jawab</strong> : “Loh, saya udah tamat sekolahan ko bu, pak. Saya sudah tamat SD, SMP, SMA” <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudiworld.com/ga-ngelanjutin-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencontek di sekolah</title>
		<link>http://yudiworld.com/mencontek-di-sekolah/</link>
		<comments>http://yudiworld.com/mencontek-di-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 May 2008 03:17:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita saya]]></category>
		<category><![CDATA[trik]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[mencontek]]></category>
		<category><![CDATA[nyontek]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudiworld.com/mencontek-di-sekolah/</guid>
		<description><![CDATA[Teringat masa-masa SMA dulu, kini saatnya menulis sesuatu yang terjadi sebelum aku mempunyai blog ini. Berikut adalah postingan berdasarkan pengalaman pribadi. Daftar kebiasaan-kebiasaan nyontek yang pernah saya lihat dan saya]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teringat <strong>masa-masa SMA</strong> dulu, kini saatnya menulis sesuatu yang terjadi sebelum aku mempunyai <a href="http://yudiworld.com">blog ini</a>. Berikut adalah postingan berdasarkan pengalaman pribadi.</p>
<p>Daftar kebiasaan-kebiasaan nyontek yang pernah saya lihat dan <strike>saya lakukan</strike> <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><font color="#ff0000"><strong>1. Nyontek catetan di kolong bangku</strong></font><br />
Metode paling klasik dan jadul namun tak pernah hilang ditelan jaman. Mungkin hanya sekolahan tertentu aja yang mejanya ga dilengkapi kolong. Trik kuno tapi sangat banyak penggemarnya.</p>
<p><font color="#ff0000"><strong>2.	Simpen catetan kecil di balik rok.</strong></font><br />
Termasuk metode lama juga, namun cukup efektif. Pelaku merasa bahwa pengawas akan segan untuk memeriksa hingga ke &#8216;daleman&#8217; mereka, padahal ga semua pengawas ga <strike>doyan paha</strike>. Hanya bisa digunakan oleh cewe, kalo cowo pengen nyoba ya mesti pake rok dulu ke sekolah, ga mungkin kan&#8230; <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><font color="#ff0000"><strong>3.	Media alat tulis</strong></font><br />
Metode ini menggunakan kotak pensil, pemutih (tip ex) dan lain2 sebagai media untuk mengirimkan contekan. Kertas dilipat kecil dan dijejalkan ke dalam media tadi. Dilakukan dengan modus pura2 meminjam peralatan tulis menulis. Sayang metode ini terancam punah karena peraturan sekarang melarang siswa untuk saling meminjam alat tulis ketika sedang ujian.</p>
<p><font color="#ff0000"><strong>4.	Lempar-lemparan kertas contekan</strong></font><br />
Pelaku haruslah seorang yang jago dalam hal lempar melempar dan tangkap menangkap. Atlet baseball sekolahan biasanya mahir menggunakan metode yang rawan dipergoki oleh pengawas ini. <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><font color="#ff0000"><strong>5.	Isyarat bahasa tubuh</strong></font><br />
Biasa dilakukan ketika ujian yang soalnya adalah pilihan ganda. Menanyakan nomor soal dengan jari2 tangan, sedangkan untuk jawabannya cukup <font color="#008080">tunjuk alis untuk jawaban A</font>, <font color="#008080">tunjuk bibir untuk jawaban B</font>, <font color="#008080">jawaban C akan ditunjuk hidung </font><font color="#000000">(karena hidung bahasa bali-nya adalah Cunguh =C )</font>, <font color="#008080">jawaban D cukup sentuh dagu</font>, <font color="#008080">jawaban E sentuh telinga</font>, <font color="#000000">karena E=Ear</font>.</p>
<p><font color="#ff0000"><strong>6.	Kertas mini yang dilipat lipat</strong></font><br />
Lagi lagi metode kuno yang hanya dilakukan oleh master nyontek, kertas dilipat sedemikian rupa agar mudah dibolak balik di telapak tangan.</p>
<p class="alert"><strong><font color="#ff6600">Jangan lakukan metode ini bila tak pernah berlatih kecepatan tangan sebelumnya.</font></strong></p>
<p><strong><font color="#ff0000">7.	SMS pake HP</font></strong><br />
Metode ini sangat jarang dilakukan ketika saya SMA dulu, karena jaman saya dulu hanya orang2 berduit yang punya hape. Mungkin saat ini berbeda keadaannya, namun saya rasa pengawas bisa menyita hape sebelum dilakukan ujian.</p>
<p><strong><font color="#ff0000">8.	Metode jerapah</font></strong><br />
Metode ini hanya bisa dilakukan oleh orang orang yang berleher panjang dan bermata setajam elang. Dilakukan dengan cara tolah toleh dan lirik kanan kiri mencuri curi kesempatan ketika pengawas sedang lengah</p>
<p class="note"><font color="#000000"><strong>PERINGATAN KERAS : Please Don&#8217;t Try This At School</strong></font> <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Anak anak yang masih punya ingatan segar tentang sekolah atau kuliahan pasti lebih tau nih trik trik beginian, bisa nambahin ga <a href="http://diary.satchdesign.com">joe</a>, <a href="http://blog.ajaib.us">fen</a>, atau <a href="http://bayumukti.com">mas bayu</a> yang barusan lulus sekolah mungkin <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudiworld.com/mencontek-di-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic
Page Caching using disk: enhanced
Database Caching 1/15 queries in 0.052 seconds using disk: basic
Object Caching 358/392 objects using disk: basic

Served from: yudiworld.com @ 2012-05-25 11:28:08 -->
