Awalnya hanya iseng pengen sekedar tau apa si itu Plurk. Setelah mencoba, eh ternyata memang mengasyikkan. Ada seorang teman yang bertanya kepada saya, “Apa sih enakne ngePlurk, tepuk cang tuah halaman misi tulisan-tulisan megantung gen, dija asikne?,” artinya kira-kira : Apa sih enaknya nge-Plurk, saya hanya melihat halaman berisi tulisan-tulisan yang menggantung, dimana letak asyiknya?
Karena tak menemukan jawaban yang pas, maka saya pun membalas dengan perumpamaan, “Yen ci takon jak nak len, apa si enakne main FM, tuah meplalian masang-masang formasi trus nepukin tulisan-tulisan atau titik-titik bergerak meplalian bola, dije asikne? Yen takon keto, apa jawab ci?” artinya : Kalau kamu ditanya oleh orang lain, apa sih enaknya main FM (Football Manager), hanya bermain memasang-masang formasi kemudian hanya melihat tulisan-tulisan atau titik-titik bergerak bermain bola, dimana asyiknya? Jika kamu ditanya seperti itu, apa jawabanmu? lalu teman saya hanya menjawab “Ae masi puk” artinya : Iya juga yah
Dibalik keasyikan nge-Plurk, tersimpan efek yang membahayakan. Bagi anda yang bekerja di kantor dan sudah terkena wabah Plurk Addict, tentu mesti hati-hati karena bisa saja anda pekerjaan anda belum beres tapi malah keasyikan nge-Plurk. Saya sendiri begitu online dan login Plurk, seringkali jadi lupa waktu, tak terasa beberapa jam berlalu hanya untuk nge-Plurk. Kalo saya ditanya, dimana si asyiknya, maka sebenernya saya bingung jawabnya, karena saya pun ga tau apa si asyiknya, yang jelas ya terasa fun ajah
Mulai hari ini harus dibatasi untuk login Plurk
Plurk bisa menyebabkan kecanduan akut dan resiko berbahaya lainnya seperti : pekerjaan yang terbelengkalai, suka senyum-senyum sendiri di depan monitor, mengantuk di siang hari karena begadang yang ga jelas tujuannya, dll.
Beruntunglah bagi yang belum kecanduan, sebaiknya Stay away from this FlUrCKin PLurk!! Tapi kalo dah telanjur kena wabah, ya sudah, lanjutin aja