<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yudiworld[.]com &#187; motivasi</title>
	<atom:link href="http://yudiworld.com/tag/motivasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yudiworld.com</link>
	<description>bermain di dunia yang indah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Jan 2012 13:30:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
<image>
<link>http://yudiworld.com</link>
<url>http://yudiworld.com/wp-content/mbp-favicon/target.jpg</url>
<title>Yudiworld[.]com</title>
</image>
		<item>
		<title>Berubah karena perasaan sakit</title>
		<link>http://yudiworld.com/berubah-karena-perasaan-sakit/</link>
		<comments>http://yudiworld.com/berubah-karena-perasaan-sakit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 14:16:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[belajar dari kesalahan]]></category>
		<category><![CDATA[rasa sakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudiworld.com/?p=403</guid>
		<description><![CDATA[Belajarlah dari kesalahan. Ternyata itu tak sepenuhnya berlaku. Kita (atau kalo ga terima dengan kata “kita” maka gunakan saja contoh saya) terbiasa untuk selalu mengulang-ngulang kesalahan. Sering kita mengulang-ulang kesalahan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belajarlah dari kesalahan. Ternyata itu tak sepenuhnya berlaku. Kita (atau kalo ga terima dengan kata “kita” maka gunakan saja contoh saya) terbiasa untuk selalu mengulang-ngulang kesalahan. Sering kita mengulang-ulang kesalahan walau tau bahwa itu merugikan.</p>
<p><strong>“berhentilah merokok,”</strong> kenyataannya para perokok ga berhenti-berhenti walau tau resikonya.</p>
<p><span style="color: #333399;"><strong>“giat belajarlah, agar lulus dengan nilai bagus,”</strong></span> kenyataannya malah hanya main terus walau tau resikonya adalah tidak lulus.</p>
<p><strong>“jangan sering-sering minum minuman keras,”</strong> kenyataannya tetap saja dilakukan, walau tau bisa membahayakan hati..</p>
<p><span style="color: #333399;"><strong>“jangan suka ikut balapan liar,”</strong></span> kenyataannya mereka-mereka tetep aja kebut-kebutan walau tau resiko kecelakaannya besar.</p>
<p><strong>“gosoklah gigi sebelum tidur, apalagi jika habis makan yang manis-manis,”</strong> kenyataannya malah ga dilakukan karena malas.</p>
<p>Dsb, dsb….</p>
<p>Lihatlah contoh diatas, manusia malah <span style="color: #ff0000;"><strong>mengulang-ulang kesalahannya secara sadar</strong></span>. Hanya bisa mulai berubah bila ketika ia terbangun dan kemudian :</p>
<p>-	Tersadar bahwa dia terkena kanker paru-paru<br />
-	Tersadar bahwa dia tidak lulus.<br />
-	Masuk rumah sakit karena hatinya pecah.<br />
-	Tersadar bahwa mesti berada di kursi roda untuk waktu yang lama karena kecelakaan akibat balapan liar.<br />
-	Sakit gigi yang tak tertahankan karena giginya bolong.<br />
-	Dsb, dsb, dsb….</p>
<p>Manusia banyak yang hanya belajar dari rasa sakit, kesalahan tak membuatnya berubah, namun rasa sakit <span style="color: #ff0000;"><strong>membuatnya terpaksa berubah</strong></span>. Hanya sebagian orang yang bisa belajar dari kesalahannya, sisanya hanya belajar dari rasa sakit.</p>
<p>Ayo mulai belajar dari kesalahan, jangan sampai rasa sakit itu datang duluan baru kita mau berubah <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p class="alert"><span style="color: #993300;">Artikel-artikel motivasi ternyata banyak benernya, jadi malu sendiri karena sering “ngerasa”</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudiworld.com/berubah-karena-perasaan-sakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tombol rahasia yang membuat anda termotivasi seketika</title>
		<link>http://yudiworld.com/tombol-rahasia-yang-membuat-anda-termotivasi-seketika/</link>
		<comments>http://yudiworld.com/tombol-rahasia-yang-membuat-anda-termotivasi-seketika/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 13:08:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[artikel motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[tips motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudiworld.com/tombol-rahasia-yang-membuat-anda-termotivasi-seketika/</guid>
		<description><![CDATA[Sering saya membaca pada buku-buku motivasi bahwa banyak orang mengeluh mengapa mereka hanya termotivasi sesaat setelah menghadiri seminar-seminar motivasi atau sesaat setelah membaca buku-buku atau artikel-artikel motivasi. Motivasi dalam diri]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sering saya membaca pada buku-buku motivasi bahwa banyak orang mengeluh mengapa mereka hanya termotivasi sesaat setelah menghadiri seminar-seminar motivasi atau sesaat setelah membaca buku-buku atau artikel-artikel motivasi. Motivasi dalam diri terasa menggebu-gebu setelah menghadiri seminar <strong>‘bapak dahsyat’</strong> atau <strong>‘bapak luar biasa’</strong>, namun motivasi itu menguap dan hanya bertahan selama sehari, seminggu, atau hanya sebulan.</p>
<p>Hal itu saya rasakan sendiri, setelah membaca buku bagus atau sehabis membaca tutorial dari para master, maka seketika diri ini akan merasa sangat bersemangat, namun semangat itu hilang dalam beberapa minggu. Untuk membuatnya menyala kembali maka saya akan kembali mencari bacaan penyemangat. Kenapa ya..? <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_question.gif' alt=':?:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dalam artikel sebelumnya dibahas bahwa kita akan sangat bersemangat bila memiliki <a href="http://yudiworld.com/motivasi-yang-terbentuk-secara-natural/">motivasi yang timbul secara natural</a>. Bagaimana agar kita bisa segera termotivasi secara mudah, natural dan tentunya dalam waktu sesingkat-singkatnya?  ( cieee kayak proklamasi kemerdekaan ajah <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>Jika temen-temen suka membaca buku-buku <a href="http://yudiworld.com/category/motivasi/">motivasi</a> maka anda mungkin pernah membaca bahwa setiap manusia memiliki <font color="#000080"><strong>‘tombol rahasia’</strong></font> yang dapat membuat seseorang termotivasi seketika. Bila tombol tersebut ‘ditekan’ maka secara otomatis orang tersebut akan timbul motivasi dalam dirinya dan akan segera melakukan tindakan untuk mewujudkan keinginannya. Dimanakah bagian itu? Maukah kauu tauuu…? ( loh ko jadi lagunya Ari Lasso hehe… <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>Tombol rahasia yang dimaksud ternyata dapat dibedakan menjadi 2 kategori, yaitu :<br />
1.	Motivasi yang timbul karena keinginan untuk meraih suatu pencapaian<br />
2.	Motivasi yang timbul karena keinginan untuk menghindari penderitaan.</p>
<p>Mari kita bahas satu persatu,</p>
<p><font color="#000080"><strong> Pertama adalah motivasi yang timbul karena keinginan untuk meraih suatu pencapaian.</strong></font></p>
<p>Bentuknya umumnya adalah suatu emosi yang menyenangkan. Bila tombol ini ditekan maka akan merangsang anda untuk segera mengambil tindakan. Misal, temen-temen pasti suka jika punya banyak teman sesama blogger. Karena keinginannya adalah agar memiliki banyak teman maka dia pasti akan sering-sering mengunjungi blog orang lain, bertukar alamat email atau sering sering update kontennya untuk berbagi cerita dsb. Kegiatan itu akan otomatis dilakukannya karena terdorong oleh keinginannya untuk berbagi dan menambah teman lewat blognya.<br />
Contoh lain misalnya, si A sangat ingin menjadi seorang master dalam bisnis internet. Dia tidak ingin hanya menjadi nubie bahagia kayak si <a href="http://yudiworld.com">yudi</a> <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  maka dia pasti akan segera mengambil tindakan untuk mendekatkan dirinya pada tujuannya, misal dengan rajin membaca tutorial, berkunjung ke forum forum, tanya sana sini, praktek sana praktek sini, testing sana testing sini, dsb <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  Intinya keinginannya dalam meraih sesuatu akan mendorongnya untuk mengambil berbagai macam tindakan untuk makin mendekatkan dirinya pada tujuannya.</p>
<p><font color="#000080"><strong> Kedua adalah motivasi yang timbul karena keinginan untuk menghindari penderitaan.</strong></font><br />
Kalo yang ini sepertinya tidak usah dijelaskan lagi. Faktor ini mungkin merupakan pemicu yang paling ampuh untuk mencapai suatu tujuan. Misal, si B termotivasi untuk selalu belajar segala jenis kesempatan usaha dan memperbanyak praktek agar bisa memiliki pendapatan tambahan yang lumayan. Hal itu dilakukannya karena rasa takutnya akan kemungkinan bahwa dirinya tidak akan mempunyai cukup tabungan di masa depan.</p>
<p>Si C yang belum punya TV rela ke rumah temannya jam 11 malam, naik sepeda, ga bawa senter, lewat kuburan dan ga pake sandal pula <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  Hal itu dilakukan karena takut ga bisa menonton tim favoritnya berlaga di EURO 2008.</p>
<p>Si D terpaksa mandi tiap hari (walaupun sebelumnya dia ga suka mandi dan jarang mandi) karena rasa takutnya bila ditolak oleh cw cakep yang rencananya akan segera dia ‘tembak’</p>
<p>Si E belajar keras selama SMA karena takut beasiswa yang diidam idamkannya selama ini melayang. Dsb… <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kuncinya berarti adalah kita mesti menemukan tombol kita masing-masing dan menggunakannya sebagai pemicu agar kita segera ‘take action’ untuk mendekatkan kita pada tujuan masing-masing. <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nonton Italy lawan Belanda dulu ah… <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p class="alert"><font color="#ff0000"><strong>update :</strong></font> italy keok 0-3 lawan belanda <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' /><br />
ko bisa-bisanya di babak kedua Italy memperagakan total football ala belanda, sedangkan belanda mempraktekkan gaya bertahan total sambil sesekali melancarkan counter attack berbahaya ala Italy. Ko kebalik yah&#8230;  <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_rolleyes.gif' alt=':roll:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudiworld.com/tombol-rahasia-yang-membuat-anda-termotivasi-seketika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Motivasi yang terbentuk secara natural</title>
		<link>http://yudiworld.com/motivasi-yang-terbentuk-secara-natural/</link>
		<comments>http://yudiworld.com/motivasi-yang-terbentuk-secara-natural/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 03:32:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan yang anda sukai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudiworld.com/motivasi-yang-terbentuk-secara-natural/</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang memotivasi anda untuk menjadi seorang blogger? Apa yang memotivasi anda untuk menjadi sukarelawan? Apa yang memotivasi anda untuk ikut kegiatan sosial? Apa yang memotivasi anda untuk……(isi sendiri)? Apapun]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang memotivasi anda untuk menjadi seorang blogger? Apa yang memotivasi anda untuk menjadi sukarelawan? Apa yang memotivasi anda untuk ikut kegiatan sosial? Apa yang memotivasi anda untuk……(isi sendiri)? <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Apapun jawaban anda yang jelas pasti ada motivasi tertentu untuk suatu aktivitas yang anda lakukan. Kata orang-orang tua sih <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  akan sangat baik bila <font color="#000080"><strong>motivasi itu datang dari dari diri kita secara natural dan tidak terpaksa.</strong></font> Apa <a href="http://yudiworld.com/mengapa-anda-nge-blog/">motivasi anda ngeblog?</a> Karena saya suka <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  Apa motivasi anda menjadi pelaut? Karena saya cinta laut. Dan jawaban sejenis yang lain.</p>
<p>Apabila kita sudah menyukai sebuah pekerjaan/kegiatan atau dengan kata lain kita bekerja dan mengerjakan sesuatu yang kita suka, maka kita tak akan merasa seperti bekerja. Kita akan lebih merasa seperti sedang “bermain”. <font color="#000080"><strong>Jika anda bermain, pasti anda tak akan cepat bosan bukan?</strong></font> <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Heiii…halooo..ngapain sih anda online hingga lebih dari 8 jam sehari? Jika ternyata anda bekerja mencari tambahan lewat internet, mengapa sih bekerja hingga larut malam? Oww, saya tidak sedang bekerja hingga larut malam, tapi saya sedang “bermain” hingga larut malam, makanya saya tidak bosan <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  <font color="#ff0000"><strong>( padahal begadang nonton EURO 2008 <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  )</strong></font></p>
<p>Apabila anda susah memotivasi diri anda maka ada kemungkinan bahwa pekerjaan yang sedang anda lakukan adalah pekerjaan yang kurang anda sukai. Bila sudah tidak termotivasi maka anda akan menjadi malas, ogah-ogahan, asal-asalan, setengah-setengah, dan hasilnya pun kira-kira akan menyerupai prosesnya <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bolehlah bila ada orang yang malas, namun jika orang tersebut disuruh menjawab dengan jujur, pastilah dia mempunyai sesuatu impian kegiatan yang akan dilakukannya dengan sepenuh hati dengan motivasi tinggi. <strike>Walaupun pekerjaan itu mungkin adalah duduk-duduk sambil main gitar di teras rumahnya</strike> <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  Intinya, orang paling malas sedunia pun akan sungguh-sungguh mengerjakan kegiatannya bila dia termotivasi secara natural alias tidak terpaksa <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi lakukanlah apa yang anda cintai, kalo bisa maka cintailah pekerjaan/kegiatan/aktivitas anda. Dengan mencintai apa yang anda lakukan, maka anda akan melakukan segala sesuatunya dengan usaha terbaik anda dan semoga hasilnya pun akan merupakan yang terbaik <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudiworld.com/motivasi-yang-terbentuk-secara-natural/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>GAGAL NO MORE</title>
		<link>http://yudiworld.com/gagal-no-more/</link>
		<comments>http://yudiworld.com/gagal-no-more/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 01:28:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[make money online]]></category>
		<category><![CDATA[solusi kegagalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudiworld.com/gagal-no-more/</guid>
		<description><![CDATA[Judulnya aneh ya Apakah cita-cita/tujuan/goal anda saat ini? Saya yakin jawabannya sangat beragam, mungkin saja jawabannya adalah lulus kuliah dengan IPK tinggi atau bisa berkeliling Eropa sebelum umur 40. Mungkin]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Judulnya aneh ya <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Apakah cita-cita/tujuan/goal anda saat ini? Saya yakin jawabannya sangat beragam, mungkin saja jawabannya adalah lulus kuliah dengan IPK tinggi atau bisa berkeliling Eropa sebelum umur 40. Mungkin juga ingin membentuk keluarga kecil bahagia atau menjadi seorang gubernur daerah anda pada periode berikutnya dan sebagainya. Diantara berbagai jawaban tersebut, saya yakin banyak diantara anda menjawab <strong>‘meningkatkan kesejahteraan menjadi lebih baik’</strong> (baca : meningkatkan penghasilan, baik dengan mencari pekerjaan yang lebih baik, membuka usaha, atau mungkin juga mencari uang tambahan yang banyak dari internet <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>Pasti teman-teman banyak yang sedang dalam usaha <font color="#ff6600"><strong>‘make money online’ </strong></font>sehingga mengorbankan banyak waktu senggangnya untuk belajar dan praktek mencari uang di internet. Saya pun demikian, karena masih newbie banget maka saya mesti banyak belajar dan memperbanyak praktek. Saya sering mengunjungi <a href="http://www.bayumukti.com/banyak-itu-bagus-tapi-fokus-itu-penting">blog</a>-<a href="http://cakwid.net/online-earnings/mencari-uang-di-internet-untuk-pemula.htm">blog</a> yang memberikan tips tips seputar mencari uang di internet. Banyak dari master-master di Indonesia yang membagikan ilmunya untuk newbie-newbie semodel saya, saking banyaknya informasi maka seringkali kita malah kebanyakan baca tapi jarang mempraktekkannya. Bila kita tidak praktek maka tak akan pernah ada hasil, dengan kata lain kita akan gagal bila tidak praktek.</p>
<p>Pastinya kita semua tidak ingin gagal bukan? Apa saja penyebab kegagalan tersebut? Apabila kita tau penyebabnya maka kita akan lebih waspada menghindarinya serta mencari solusinya. Berikut beberapa penyebab kegagalan dalam mencapai tujuan :</p>
<p><font color="#333399"><strong>1.	Kurangnya keyakinan bahwa tujuannya akan berhasil.</strong></font></p>
<p>Bolehlah apabila orang lain menganggap bahwa tujuan kita mustahil tercapai, namun bila kita sendiri sudah menganggap tujuan kita mustahil tercapai maka celakalah kita, karena kemungkinan untuk berhasil akan seketika musnah. Bila tidak yakin maka kita akan melakukan pekerjaan dengan asal-asalan dan tidak bersemangat. Hasilnya sudah dapat ditebak akan tidak memuaskan juga. Maka pertama tama, yakinlah bahwa kita juga bisa mencari tambahan penghasilan lewat internet seperti orang lain yang sudah berhasil sebelumnya <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  <a href="http://yudiworld.com/10-ciri-orang-yang-berpikir-positif/">Saatnya berpikir positif</a></p>
<p><strong><font color="#333399">2.	Tidak merasa harus</font></strong></p>
<p>Apabila kita tidak merasa <strong>harus</strong> mencapai tujuan kita maka pencapaian tujuan tersebut akan berlangsung sangat lama. Misal saja kita menganggap bahwa make money online hanya iseng-iseng belaka, dapet hasil ya syukur, kalo ga dapet juga tidak apa-apa. Nah apabila sudah begitu maka sudah tentu kita akan lama sekali mendapat hasil seperti yang kita inginkan.</p>
<p><font color="#333399"><strong>3.	Tidak punya Strategi yang terbukti berhasil dan tidak punya mentor yang baik.</strong></font></p>
<p>Itulah gunanya belajar dari mereka yang sudah berhasil. Apabila kita tau strateginya maka kita juga bisa melakukannya, atau kalo bisa malah menciptakan strategi sendiri yang cocok dengan kemampuan diri sendiri. Caranya ya dengan blogwalking ke blog-blog para master, singgah ke forum-forum, bertanya via chat dengan orang yang lebih mahir atau mungkin ikutan kursus <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /><br />
<font color="#008000"> Bertanyalah kepada seseorang yang sudah berhasil menyeberangi lautan, jangan bertanya pada seseorang yang tau teori menyeberangi lautan namun belum pernah melakukannya.</font> Seseorang yang memiliki strategi akan jauh lebih terarah dalam mencapai tujuan dibanding orang yang ngasal aja <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong><font color="#333399">4.	Tidak Fokus dan mudah menyerah</font></strong></p>
<p>Ini adalah sesuatu yang sangat berbahaya alias biang kegagalan. Bila sedikit-sedikit sudah nyerah, merasa semuanya terlalu sulit, maka akan susah untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Sebaiknya fokus pada bidang tertentu hingga berhasil mencapai tujuan.</p>
<p><strong><font color="#333399">5.	Menyalahkan keadaan</font></strong></p>
<p>Ketika seseorang sudah melakukan <strong>excuses (beralasan)</strong>, seperti mengatakan saya tidak berbakat, saya gaptek, saya tidak mengerti internet dsb tanpa melakukan usaha untuk menutupi kekurangannya maka besar kemungkinan akan gagal. Lebih baik <a href="http://yudiworld.com/belajar-sambil-melakukan/">lakukan saja terlebih dulu sambil belajar dalam proses pelaksanaannya.</a></p>
<p>Ketika seseorang melakukan <strong><font color="#000000">justify (pembenaran)</font></strong> misal mengatakan “jelas saya tidak bisa seperti si A, wong dia punya background IT dan dekat dengan dunia internet serta modalnya banyak sekali, ya sudah pasti dia mudah melakukannya” Membenarkan keadaan dengan menutupi kemalasan adalah sesuatu yang dapat mengakibatkan kegagalan.</p>
<p>Ketika seseorang mulai <strong>blame (menyalahkan)</strong> keadaan, orang lain, keadaan ekonomi dsb maka kemungkinan kegagalan akan semakin terbuka. Ingat, kita bertanggung jawab atas diri kita sendiri. Lebih baik mulai belajar <a href="http://yudiworld.com/bersahabat-dengan-masalah/">bersahabat dengan masalah</a> <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p class="info"><font color="#993300"><strong>Point-point terinspirasi dari buku Financial Revolution karangan Tung Desem Waringin,</strong></font> dengan mencocokkan dengan situasi make money online <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Walaupun judulnya No More gagal namun tak dapat dipungkiri <font color="#0000ff">bahwa kegagalan seringkali selalu ikut serta dalam proses mencapai kesuksesan.</font></p>
<p>Salam Dahsyat!! <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudiworld.com/gagal-no-more/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 ciri orang yang berpikir positif</title>
		<link>http://yudiworld.com/10-ciri-orang-yang-berpikir-positif/</link>
		<comments>http://yudiworld.com/10-ciri-orang-yang-berpikir-positif/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 01:34:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[berpikir positif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudiworld.com/10-ciri-orang-yang-berpikir-positif/</guid>
		<description><![CDATA[Jika kita membaca buku-buku motivasi, maka salah satu topik bahasannya biasanya adalah agar selalu berpikir positif. Sudahkah anda termasuk orang yang selalu berpikir positif? Berikut ciri-ciri orang yang berpikir positif]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Jika kita membaca <strong>buku-buku motivasi</strong>, maka salah satu topik bahasannya biasanya adalah agar selalu <strong>berpikir positif</strong>. Sudahkah anda termasuk orang yang selalu berpikir positif? Berikut ciri-ciri orang yang berpikir positif :</p>
<p><font color="#008080"><strong>1. Melihat masalah sebagai tantangan</strong></font></p>
<p>Orang yang berpikir positif tak pernah gentar menghadapi masalah. Mereka memandang masalah sebagai tantangan yang harus dijalani. Bandingkan dengan orang yang melihat masalah sebagai cobaan hidup yang terlalu berat, mereka selalu mengangggap hidupnya paling sengsara di dunia.</p>
<p><font color="#008080"><strong>2.	Menikmati hidup</strong></font></p>
<p>Pemikiran positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar hati, mereka lebih bisa menikmati hidup. Tapi, menerima keadaan bukan berarti mereka tak berusaha untuk mencapai hidup terbaik.</p>
<p><strong><font color="#008080">3.	Terbuka untuk menerima saran dan ide</font></strong></p>
<p>Karena dengan begitu, boleh jadi ada hal-hal baru yang akan membuat segala sesuatu lebih baik.</p>
<p><strong><font color="#008080">4.	Mengenyahkan pikiran negatif segera setelah pikiran itu terlintas di benak</font></strong></p>
<p>Memelihara pikiran negatif lama-lama bisa diibaratkan membangunkan singa tidur. Disangka tidak apa-apa, ternyata malah bisa menimbulkan masalah.</p>
<p><strong><font color="#008080">5.	Mensyukuri apa yang dimiliki</font></strong></p>
<p>Dan bukannya berkeluh kesah tentang apa-apa yang tidak dipunyainya.</p>
<p><strong><font color="#008080">6.	Tidak mendengarkan gosip yang tak menentu</font></strong></p>
<p>Sudah pasti, gosip berkawan baik dengan pikiran negatif. Karena itu, mendengarkan omongan yang tak ada juntrungannya adalah perilaku yang dijauhi si pemikir positif.</p>
<p><strong><font color="#008080">7.	Tidak membuat  alasan, tapi langsung mengambil tindakan</font></strong></p>
<p>Mereka jelas bukan penganut <font color="#ff0000">No action, Talk only</font></p>
<p><strong><font color="#008080">8.	Menggunakan bahasa positif</font></strong></p>
<p>Maksudnya, kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme misal <font color="#333399">“semuanya pasti ada jalan keluarnya”</font> atau <font color="#333399">“aku bersyukur atas segala karuniaNya, semoga esok akan lebih baik lagi”</font> dsb.</p>
<p><strong><font color="#008080">9.	Peduli pada citra diri</font></strong></p>
<p>Menghormati dirinya sendiri dengan selalu merawat diri, menjaga kesehatan dan penampilan agar tampak positif bagi diri sendiri maupun lingkungan.</p>
<p><strong><font color="#008080">10.	Menggunakan bahasa tubuh yang positif</font></strong></p>
<p>Diantaranya adalah senyum, berjalan dengan langkah tegap. Mereka juga berbicara dengan intonasi yang bersahabat dan antusias.</p>
<p class="note"><font color="#348d3d"><strong>BERPIKIR POSITIF YUKK&#8230;.</strong> </font> <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: 'Times New Roman'">sumber : yeni/</span><span style="font-size: 10pt; font-family: 'Times New Roman'">edisi 21 </span><span style="font-size: 10pt; font-family: 'Times New Roman'">tabloid mamamia/14-20februari 2008</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudiworld.com/10-ciri-orang-yang-berpikir-positif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membangkitkan diri sendiri</title>
		<link>http://yudiworld.com/membangkitkan-diri-sendiri/</link>
		<comments>http://yudiworld.com/membangkitkan-diri-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 05:07:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[trik]]></category>
		<category><![CDATA[afirmasi]]></category>
		<category><![CDATA[menulis surat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudiworld.com/membangkitkan-diri-sendiri/</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkan terpikir sebelumnya untuk menjadi motivator bagi diri sendiri? Selama ini aku suka membeli buku-buku motivasi untuk menambah semangat. Aku suka membaca kisah-kisah orang lain dan juga mendengarkan cerita orang-orang]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkan terpikir sebelumnya untuk menjadi motivator bagi diri sendiri?</p>
<p>Selama ini aku suka membeli buku-buku motivasi untuk menambah semangat. Aku suka membaca kisah-kisah orang lain dan juga mendengarkan cerita orang-orang yang sudah berhasil. Intinya aku mencari <strong>motivasi dari luar</strong>, dari buku-buku, nasehat-nasehat, saran-saran orang lain.</p>
<p><img src="http://yudiworld.com/wp-content/2.jpg" alt="afirmasi" align="absmiddle" /></p>
<p>Bisakah aku memotivasi diriku sendiri dari dalam? Jawabnya jelas bisa. Selama ini yang kulakukan adalah berbicara pada diriku sendiri bahwa aku bisa. Jika aku sedang ikut sebuah turnamen billiar dan sedang dalam situasi yang sangat menegangkan maka aku akan berbicara kepada diriku sendiri untuk meyakinkan bahwa pukulanku tak akan meleset dan bisa mengakhirinya dengan kemenangan. Hanya itu. Ya hanya itu yang biasa kulakukan untuk memotivasi diriku sendiri selain berdoa tentunya. Memotivasi diri dari dalam memang hanya kulakukan dengan berbicara yang positif kepada diriku sendiri, karena selama ini hanya itu yang aku tau.</p>
<p>Setelah membaca <a href="http://www.afirmasi.com/my-first-affirmation-letter/">surat afirmasi</a> dari Indra, tiba-tiba aku merasa senang karena menemukan bahwa memotivasi diri (dalam hal ini memberi afirmasi kepada diri sendiri) dari dalam tak hanya bisa dilakukan melalui berbicara kepada diri sendiri, namun juga bisa dilakukan dengan <strong>menulis buat diri sendiri</strong>.  Penasaran gimana contohnya..? <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  coba deh baca <a href="http://img171.imageshack.us/img171/1801/suratafirmasi2ta8.jpg">surat ini</a></p>
<p>Gimana? menarik bukan?</p>
<p>Aku juga mau buat satu ahh&#8230; buat aku ndiri <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selamat menulis surat <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudiworld.com/membangkitkan-diri-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Bahagia</title>
		<link>http://yudiworld.com/tips-bahagia/</link>
		<comments>http://yudiworld.com/tips-bahagia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Mar 2008 15:55:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[merenung]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudiworld.com/tips-bahagia/</guid>
		<description><![CDATA[Waktu dulu saya sering mengalami ketidakbahagiaan, mulai dari TK hingga SMA selalu saja ada hal dalam hidup ini yang terasa kurang. Lama kelamaan saya merasa bosan tidak bahagia dan saya]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Waktu dulu saya sering mengalami ketidakbahagiaan, mulai dari TK hingga SMA selalu saja ada hal dalam hidup ini yang terasa kurang. Lama kelamaan  saya merasa bosan  tidak bahagia dan  saya bertekad untuk <strong>bahagia</strong>.</p>
<p>Apakah yang saya inginkan yang tidak terpenuhi sehingga saya tidak bahagia?</p>
<p>Mainan?&#8230;. bukan, itu kan dulu waktu anak2.</p>
<p>Barang2 yang dimiliki teman tapi saya tidak miliki?&#8230;&#8230; ah itu sih sirik namanya, ini juga bukan</p>
<p>Kurang kasih sayang orang tua?&#8230;. waduh itu bukan bangett</p>
<p>Kurang disukai teman?&#8230;. itu kayaknya enggak deh, jadi bukan juga</p>
<p>Uang?&#8230;.. iya sih, aku perlu uang, tapi masa sih gara2 itu? bukan deh sepertinya</p>
<p>Trus apa donk&#8230;? karena muak dengan perasaan merasa kurang ini, maka saya pun menjadi gemar membaca buku2 motivasi dan sejenisnya yang bertujuan untuk mencari dimanakah letak kesuksesan dan kebahagiaan saya.</p>
<p>Trus hasilnya gimana? <strong>nihil</strong>, kebahagiaan ternyata tidak berada dalam buku2 itu.</p>
<p class="alert"><font color="#000000"><strong>2 tahun belakangan ini keajaiban terjadi, saya menjadi jarang sekali merasa kurang bahagia, paling tidak saya mampu mengontrol perasaan sedih dan tidak bahagia saya dan membuat perasaan saya bahagia kembali dalam tempo yang sesingkat singkatnya atau <em>as soon as possible</em> kalo orang sono bilang.</strong></font></p>
<p>Trus gimana tuh caranya? kasi tau donk&#8230;</p>
<p>Terus terang saya pun tidak tahu secara pasti gimana caranya, namun untuk sekedar share saya bersedia membagi &#8220;<strong>rahasia</strong>&#8221; mengontrol perasaan bahagia saya.</p>
<p class="info"><strong>1. Ketahuilah dengan pasti apa yang anda inginkan agar anda bahagia. </strong></p>
<p align="justify"><font color="#000000">Tiap orang memiliki gairah dan keinginan yang berbeda. Makna sukses bagi si A belum tentu bermakna sukses bagi si B. Ada orang yang sudah bahagia sekali apabila setiap minggu dapet libur 2 hari di akhir pekan, namun ada pula yang merasa bahagia jika tidak terikat lagi oleh waktu bekerja sama sekali. Si A merasa bahagia sekali bila dapat menolong orang yang kesusahan walau dia sendiri hidupnya bole dibilang tidak berlebih, namun si B hanya akan merasa bahagia bila karirnya terus meningkat sejalan dengan pendapatannya, tak peduli dengan bagaimana keadaan orang disekitarnya. <strong>Jadi, apakah yang membuat anda bahagia?</strong> temukan jawabannya dan berusaha raihlah, maka disana letak rasa bahagia anda.</font></p>
<p class="info"><strong>2. Berkumpulah atau bergaulah dengan orang-orang yang bahagia dan membawa pengaruh positif untuk anda.</strong></p>
<p><font color="#008080"> <font color="#000000"> Berkumpul dengan orang-orang yang selalu merasa tidak bahagia dan mengeluh terus menerus akan mempengaruhi &#8220;kadar&#8221; kebahagiaan anda juga.</font></font></p>
<p class="info"><strong>3. Bila sesuatu berjalan tidak semestinya maka berusahalah mencari solusinya dan bukan menggerutu serta mengeluhkan penyebabnya.</strong></p>
<p class="info"><strong>4. Bersantailah setiap saat.</strong></p>
<p><font color="#000000">Bersantai setiap saat bukan berarti berleha-leha saja, namun maksudnya adalah hadapi segala sesuatunya dengan perasan yang happy, just take it easy.</font></p>
<p class="info"><strong>5. Bersyukurlah.</strong></p>
<p><font color="#000000">Syukurilah selalu keadaan anda setiap memulai hari yang baru. Dulu saya menganggap hal ini <strong>bullshit</strong>, mana bisa bersyukur kalo kita susah. Percayalah anggapan itu benar2 salah, dengan bersyukur setiap harinya maka kita akan merasa selalu dilimpahi kebahagiaan olehNya. Jadi, mulailah bersyukur.</font></p>
<p class="info"><strong>6. Gunakan kemampuan terbaik anda.</strong></p>
<p><font color="#000000">Dengan telah mengerahkan semua kemampuan terbaik kita di setiap kesempatan, maka kita telah mengusahakan sesuatu yang baik untuk hidup kita, sisanya serahkan saja pada Tuhan. Semoga dengan demikian kita akan selalu diberikan jalan terbaik dalam hidup ini.</font></p>
<p><font color="#ff0000"> </font></p>
<p class="alert"><strong><font color="#000000">NB : tulisan saya hanya sekedar share hal yang membuat saya bahagia, tentu ada yang setuju dan ada yang tidak. Apabila tidak berkenan ya mohon dimaafkan karena paling tidak saya menulis dari sisi saya saja.</font></strong></p>
<p>Yah itulah share dari saya, kebanyakan hal itu aku ambil dari berbagai macam buku motivasi yang aku baca. Ternyata memang benar loh, bahagia itu tak selalu harus kaya raya, tak selalu harus punya wajah rupawan, tak selalu harus dapet rangking 1 di kelas, dsb. Menurutku si bahagia itu asalnya dari pikiran kita, jadi mulailah berbahagia dari sekarang, karena kita bebas untuk bahagia.<br />
<font color="#ff0000"> </font></p>
<p class="note"><strong><font color="#ff0000">Saya bukan manusia yang selalu bahagia, namun saya bersyukur karena diberikan kesempatan menjadi manusia yang bebas memilih untuk bahagia <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </font></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudiworld.com/tips-bahagia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kadang perlu seperti anak kecil</title>
		<link>http://yudiworld.com/kadang-perlu-seperti-anak-kecil/</link>
		<comments>http://yudiworld.com/kadang-perlu-seperti-anak-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Oct 2007 00:44:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita saya]]></category>
		<category><![CDATA[anak kecil]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudiworld.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Waktu kecil aku suka banget berkhayal mengenai apapun yang terlintas dalam benakku. Pas ada orang iseng nanya, “dik, kalo dah besar mau jadi apa?,” dengan santai aku menjawab “jadi pilot.”]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waktu kecil aku suka banget berkhayal mengenai apapun yang terlintas dalam benakku. Pas ada orang iseng nanya, “dik, kalo dah besar mau jadi apa?,” dengan santai aku menjawab “jadi pilot.” Anehnya jika besoknya kalo ada orang nanya pertanyaan yang sama maka jawabannya berubah menjadi “pengen jadi pembalap tante,” besoknya lagi pengen jadi tentara, jadi dokter, jadi satria baja hitam, jadi power rangers, jadi ultraman, jadi presiden, jadi pemain bola, jadi mafia, jadi jagoan silat, bahkan jadi gugel.</p>
<p><span id="more-22"></span></p>
<p>Tak ada yang salah dengan anak kecil yang berkhayal tapi kenapa jika anak kecil tadi (yang kebetulan adalah aku sendiri) berangsur angsur dewasa maka cita-citanya tak semegah dulu lagi? Mengapa ketika akan lulus SMA masih bingung memilih jurusan di perguruan tinggi? mengapa tiba-tiba berhenti bercita-cita jadi dokter? Sepertinya ada yang salah dengan impian masa laluku. Ternyata menggapai semua impian itu tak semudah yang kubayangkan waktu kecil. Pikiranku mulai teracuni oleh ketidakyakinan.</p>
<p>Apakah ketidakyakinanku benar? Atau aku hanya realistis menghadapi perjalanan hidup yang memang tidak mudah. Jawaban tiap orang atas pertanyaanku pasti beda satu dengan lainnya, namun yang kuyakini ialah bahwa cita-cita itu akan selalu bias dicapai bila yang bercita-cita masih punya keyakinan untuk mencapainya. Tapi aku tidak yakin bisa menjadi dokter (ya gimana mau yakin, biologi aja nilaiku selalu tiarap). Nah, siapa yang salah? Guruku? Temenku? Ya jelas yang paling patut dipersalahkan adalah diriku sendiri. Aku tak mampu memotivasi diriku untuk meraih prestasi yang bagus di bangku sekolah sebagai dasar cita-cita untuk menjadi dokter atau pilot.</p>
<p>Semua udah lewat dab, ga ada yang perlu disesali. Toh dunia belum kiamat kalo kita tak jadi dokter atau pilot. Lagian gigi bolong2 aja ko pengen jadi pilot hehe.. yang penting sekarang gimana caranya agar bisa mencapai cita-cita baruku yang berubah menjadi sangat sederhana yaitu bisa menyenangkan diriku sendiri dan juga orang lain (weleh itu si ga sederhana).</p>
<p>Ngomong-ngomong aku masi penasaran banget ya sama anak kecil. Mereka berani memimpikan sesuatu tanpa harus malu mengatakannya atau merasa tak mampu melakukannya. Ingatlah anak kecil pada umumnya tak pernah gagal belajar berjalan atau belajar bersepeda. Sepertinya keinginan yang kuat untuk bisa berjalan dan bersepeda tanpa disertai rasa takut mencoba dan gagal, telah membuat mereka lambat laun mahir bersepeda. Jika kemarin aku menulis agar kita bisa <a target="_blank" href="http://yudiworld.com/belajar-dari-semut/" title="belajar dari semut">belajar dari semut</a>, maka sekarang aku ingin belajar bagaimana caranya memiliki keyakinan untuk mencapai cita-cita seperti anak kecil.</p>
<p>(cat : yang ingin ditiru adalah rasa yakinnya bukan sifat kekanak-kanakannya)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudiworld.com/kadang-perlu-seperti-anak-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar dari semut</title>
		<link>http://yudiworld.com/belajar-dari-semut/</link>
		<comments>http://yudiworld.com/belajar-dari-semut/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Oct 2007 05:31:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[belajar dari semut]]></category>
		<category><![CDATA[darmadi dharmawangsa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudiworld.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah cerita yang saya ambil dari salah satu buku favorit saya &#8220;Fight like a tiger Win like a champion&#8221; karangan Darmadi Darmawangsa dan Imam Munadhi. Nah pelajaran apa yang]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Berikut adalah cerita yang saya ambil dari salah satu buku favorit saya &#8220;<a target="_blank" href="http://www.kompas.com/tbgramedia/product_detail.cfm?bid=135604" title="buku motivasi">Fight like a tiger Win like a champion</a>&#8221; karangan Darmadi Darmawangsa dan Imam Munadhi.</p>
<p>Nah pelajaran apa yang bisa kita ambil dari semut.</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Semut tidak pernah menyerah, jika anda pernah mencoba menghentikan jalan sederetan semut maka apakah mereka akan berhenti? Tidak, mereka akan mencoba melewati rintangan itu dengan segala cara, baik memutar lewat kiri, kanan, ataupun memanjat rintangan tersebut. Semut tak pernah berhenti mencoba hingga menemukan jalan keluar.</p>
<p><span id="more-19"></span></li>
<li>
<p align="justify">Semut selalu memikirkan musim dingin selama musim panas, kebiasaan bekerja keras dan bersiap sebelum halangan datang merupakan ciri bangsa semut. Mereka sadar bahwa musim panas tak akan terjadi terus menerus hingga mereka telah mempersiapkan diri mengumpulkan bahan makanan untuk menghadapi kemungkinan buruk pada musim dingin.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Semut selalu memikirkan musim panas ketika musim dingin berlangsung, semut adalah bangsa yang tak sabar untuk selalu bekerja dan berprestasi. Mereka akan senantiasa menantikan saat musim panas dimana mereka bisa untuk memulai aktivitasnya.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Daya penciuman yang tajam terhadap setiap kesempatan, Semut selalu mencari kesempatan lebih dulu dibanding binatang lain. &#8220;Ada gula ada semut,&#8221; mereka tidak akan menyia nyiakan kesempatan ketika kesempatan itu datang pada mereka.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Mengumpulkan sebanyak banyaknya hasil pada musim panas, bangsa semut tidak pernah berdiskusi tentang berapa hasil yang harus mereka dapatkan, mereka cinta bekerja keras dan selalu mau mengoptimalkan kemampuan terbaik mereka</p>
</li>
</ol>
<p align="justify">Menurut saya pribadi kebiasaan semut patut ditiru untuk mewujudkan apapun cita-cita kita. Selain bekerja keras ya tentunya kita juga harus bekerja cerdas agar tidak boros tenaga. Kalo semut aja bisa, kenapa kita tidak mencoba</p>
<p> <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudiworld.com/belajar-dari-semut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Iri pada manusia</title>
		<link>http://yudiworld.com/iri-pada-manusia/</link>
		<comments>http://yudiworld.com/iri-pada-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2007 13:49:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita saya]]></category>
		<category><![CDATA[manusia dewa]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudiworld.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Bila anda adalah penggemar serial hercules mungkin anda pernah mendengar si manusia setengah dewa berucap &#8220;para Dewa hanya iri pada manusia karena manusia tidak hidup abadi seperti mereka&#8221; Mas hercules]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" width="88" src="http://yudiworld.com/wp-content/uploads/gambar/hercules.jpg" alt="hercules" height="131" style="width: 88px; height: 131px" title="hercules" />Bila anda adalah penggemar serial hercules mungkin anda pernah mendengar si manusia setengah dewa berucap <strong>&#8220;para Dewa hanya iri pada manusia karena manusia tidak hidup abadi seperti mereka&#8221;</strong></p>
<p>Mas hercules bilang gitu mungkin ada benarnya juga. Bayangin aja bila kita hidup terus terusan ga bisa matek kayak Duncan MacLeod si highlander, pasti bosen kan. Iya kalo kita hidupnya seneng terus ya gpp mungkin, trus gimana kalo kita hidupnya sedih sepanjang masa trus ga bisa ko&#8217;it. wah ga la yaw.<br />
 </p>
<p><span id="more-17"></span>Tapi ko bisa-bisanya Dewa iri sama manusia yang kadang serba terbatas ini. Pertanyaan itu yang saya pengen tanyain sama mas hercules yang ganteng nan perkasa itu. Dewa kan bisa magic, bisa macem2 yang ga di-bisain manusia. Trus kenapa ko iri pula sama manusia..!?? Karena film hercules ga ada tim supportnya, jadi saya harus nebak nebak sendiri gimana sih maksud pernyataan si hercules tadi.</p>
<p>Setelah saya renungkan mungkin ga ya kalo si Dewa tu ngerasa iri karena dia pengen tau gimana rasanya matek (halah ngawur banget ya). Tapi masuk akal bukan kalo kita suka pengen sama sesuatu yang kita ga punya, tapi begitu kita punya kita malah ga begitu antusias lagi. Manusia juga iri kan sama Dewa yang bisa hal-hal yang manusia ga bisa, apalagi cowo2 dan cw2 yang pengen punya pacar,  pasti pengen banget punya panah asmara si cupid yang mematikan eh salah men&#8221;cinta&#8221;kan itu. Trus knapa Dewa iri sama manusia, padahal manusia juga iri sama Dewa. Andai kita bisa sedikit lebih bersyukur atas karunia yang telah dilimpahkan kepada kita, pasti rasa iri itu akan sirna dengan sendirinya.</p>
<p>Sekarang saya membayangkan waktu kecil dulu saya pengeeen&#8230;..banget bisa beli coklat yang banyak karena saya memang suka coklat,  karena saya tidak punya uang maka impian saya untuk beli coklat yang banyak pun tak kesampaian pada waktu itu. Sekarang saya bisa membeli coklat kapan pun saya mau, tapi anehnya walau hingga sekarang saya masi suka coklat namun ko saya jadi ga begitu pengen beli coklat yang banyak lagi seperti dulu.</p>
<p>Contoh lain lagi, kadang :</p>
<ul>
<li>kita akan merasa seseorang begitu berharga setelah ia tak ada lagi</li>
<li>ketika kita lapar sekali, makanan yang bisanya kita ga doyan pun akan terasa enak</li>
<li>waktu kita diberi libur panjang kita malah bosen dan pengen sekolah&lt;kadang2 <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  &gt;</li>
<li>pas kita sekolah kita pengen libur</li>
<li>anak2 gelandangan banyak yang ingin sekali bersekolah</li>
<li>anak2 yang berada malah pengen sekali berhenti sekolah karena malas</li>
</ul>
<p>Aneh kan, kadang kita suka sesuatu yang orang lain malah ga suka dan kita benci sesuatu yang kadang orang lain malah suka. Manusia ga pernah puas, begitu banyak orang bilang. Namun kita bisa belajar bersyukur, mensyukuri segala kelimpahan yang diberikan kepada kita. Rasa tak pernah puas tentu bagai koin yang punya dua sisi. Di satu sisi itu bisa menambah semangat untuk mencapai prestasi atau pencapaian tertentu, namun di sisi lain itu membawa hal yang negatif karena membuat manusia mengeluh akan kekurangannya. Kesimpulannya adalah kita harus pandai menyikapi rasa &#8220;tak pernah puas&#8221; kita.</p>
<p>Kembali ke mas hercules, pastilah dia orang yang paling puas sedunia. Manusia kan iri sama kemampuan Dewa, sedangkan menurut hercules, Dewa malah iri sama manusia. Jadi dia ga usah iri donk. Kan dia setengah Dewa setengah manusia <img src='http://yudiworld.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />   Puass&#8230;Puass&#8230; mas tukul bilang.</p>
<p>Selalulah berusaha mencapai sesuatu yang tinggi  namun Bersyukurlah selalu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudiworld.com/iri-pada-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic
Page Caching using disk: enhanced
Database Caching 1/45 queries in 0.011 seconds using disk: basic
Object Caching 882/984 objects using disk: basic

Served from: yudiworld.com @ 2012-02-09 21:28:07 -->
