Tak ada yang lebih indah daripada bangun di pagi hari dan menonton tim kesayangan AC Milan mengalahkan klub hebat bertabur bintang Real Madrid di kandang lawan pula. What an amazing!
Banyak yang pesimis akan peluang Milan pada pertandingan dini hari tadi, bahkan asianbookie mengunggulkan Madrid dengan memberi voor 1 kepada Milan. Gile, diremehin banget ni tim sekelas Milan
Di lapangan, cerita tampaknya akan sesuai dengan prediksi bursa pada awal pertandingan, dimana Dida melakukan blunder fatal yang mengakibatkan Raul dengan mudah mengecohnya sekaligus memasukkan gol yang ke 68 sepanjang keikutsertaannya di kancah Eropa. Gol tersebut sekaligus menyamai rekor gol yang dibuat oleh “super pippo” inzaghi di kubu Milan. Sepanjang babak pertama Madrid tampak nyaman dengan keunggulannya dan Milan tampak sulit untuk melakukan tembakan ke gawang. Half time 1-0 untuk Madrid.
Babak kedua sepintas hampir mirip babak pertama, namun titik balik Milan terjadi ketika tembakan keras spekulatif yang dilakukan oleh Andrea Pirlo berhasil menembus jala Casillas, 1-1 untuk Milan. Setelah terjadinya gol ini, Milan tampak semakin gencar melakukan inisiatif penyerangan, hasilnya tak berselang lama dari gol balasan tadi, Pato berhasil menyarangkan kembali si kulit bundar ke dalam gawang Casillas yang telah ditinggal pergi oleh pemiliknya pulang kampung
2-1 untuk Milan
Madrid pun tersengat, mereka mulai mengambil inisiatif penyerangan dan untungnya banyak peluang yang gagal. Bek asal Belanda Drenthe akhirnya mampu kembali menyamakan kedudukan setelah tembakan mendatarnya menusuk pojok gawang Dida, skor imbang lagi 2-2. Statistik akhir menunjukkan bahwa Madrid melakukan 26 kali tembakan yang berarti 2 kali lipat yang dilakukan Milan. Namun sepakbola tidak ditentukan oleh jumlah tembakan
Milan lah tim yang berhasil mencetak gol lebih banyak pagi tadi, dimana 2 menit sebelum bubaran, tembakan voli dari Pato lagi-lagi menggetarkan jaring Madrid, 2-3 untuk keunggulan Milan
Kemenangan ini tentu menjadi modal yang bagus bagi milan untuk menapaki jalan lolos dari penyisihan grup. Kali ini terbukti bahwa Milan akan tetap bertaji walau tanpa Kaka. Leonardo tampak sudah mulai mendapatkan hasil bagus dimana 2 kemenangan beruntun atas lawan berat berhasil didapatnya. Forza Milan dah