Bagi anda yang suka dengan permainan tes mental, maka cobalah bermain billiar melawan seseorang dengan taruhan tertentu. Ketika kita mendapat giliran, tak ada seorangpun yang dapat menghalangi kita mencoba memasukkan bola seperti halnya permainan/olahraga lain seperti misalnya basket atau sepakbola. Namun mengapa tiba2 semua terasa ruwet begitu kita dalam situasi harus menang? Mengapa jantung kita berdebar lebih kencang ketika harus mengeksekusi tembakan yang menentukan? Bukankah lawan kita tak dapat mencegah atau menghalang halangi kita melakukan eksekusi? Yup jawabannya karena olahraga/permainan ini adalah permainan unik dimana kita sedang melawan diri sendiri. ndredeg kalo orang jawa bilang , ketug ketug kalo orang bali bilang dan nervous kalo bule bilang. “YAK Ampyunnn, iso copot jantungku jal….”

Ceritanya hari minggu kemaren aku melakukan “ritual” deg deg-an itu bareng temenku, aku bermain dan mengiyakan tawaran taruhannya dengan hayalan bahwa nanti pulang-pulang aku akan membawa tambahan uang saku, enaknyaaa….