Sial, malah emosian…

Jika seseorang sudah mulai emosi maka kiranya dia akan tidak bisa berkonsentrasi akan pekerjaan yang sedang dikerjakannya.

Ceritanya kemaren saya pengen rehat sejenak. Bersantai setengah hari untuk melakukan hobi favorit saya yaitu main biliar. Setelah online sebentar dari pagi hingga jam 10, maka saya pun bergegas menuju sebuah tempat biliar di kawasan Teuku Umar Denpasar. Sesampainya disana maka saya bergegas akan memesan sebuah meja. Hawa sejuk mulai terasa di badan ini, tampaknya pendingin ruangan menjadi lebih terasa apabila pengunjungnya belum ramai jika siang-siang begini.

Ketika akan memesan meja, teman saya yang tidak saya lihat keberadaannya memanggil saya untuk mengajak bermain. Saya pun ga jadi memesan meja dan menghampiri teman saya untuk menyapa dan berbincang. Ternyata dia mengajak bermain dengan taruhan tertentu. Karena malas menghambur hamburkan duit yang saya kumpulkan receh demi receh maka saya pun menawarkan untuk bertaruh bayar meja saja, yang kalah yang bayar tagihan. Daripada main sendiri, toh pasti bayar meja, begitu pikirku.
DEAL…dia pun setuju.

Permainan pun dimulai. Kami bermain 9ball race to 12. Adrenalin mulai meningkat dan perasaan nervous mulai menjalar. Orang yang sedang saya hadapi adalah pemegang trophy turnamen dalam beberapa turnamen belakangan ini. Bodohnya mengapa saya tidak minta voor tadi, OhMyGod apa yang telah kulakukan…????

Setiap ada kesempatan mesti dimanfaatkan, setiap ada bola miss dari dia maka aku mesti menghabiskan bola sisanya, karena tidak akan banyak kesempatan kembali ke meja jika melawan orang semodel dia.

Permainan berlangsung normal hingga mulai muncul hal-hal ‘aneh’ yang memang biasa terjadi dalam permainan biliar 9ball. Dalam beberapa rack, lawanku mulai dihinggapi lady luck. 3 kali pukulan miss pocket bola 9nya malah masuk ke lubang lainnya. Dia sih udah minta maaf sambil senyum-senyum atas kebetulan yang terjadi, namun tetap saja itu sangat mengesalkan karena sekarang poinku mulai tertinggal jauh akibat 3 straight lucky shotnya. Grrrr…… 👿

Saya sempat mengejar dengan mengambil 4 rack berturut –turut namun momentum itu hilang. Ketika melakukan sebuah draw shot yang terjadi juga DRAW, bola 8 masuk dan bola putihku mundur terlalu kencang dan mengakibatkan stracth alias bola putih masuk lubang. Merasa sesuatunya serba salah hari itu maka saya mulai emosi. Karena saya sudah bermain sambil memendam emosi dalam hati maka permainan selanjutnya menjadi lebih mudah untuk dia. Yah habislah sudah semenjak itu, dia mengambil 2 rack terakhir dan aku mesti kalah 8-12.

Pelajaran yang bisa saya ambil : Emosi dalam kadar terkendali kadang baik dan memacu semangat, namun bila emosi sudah berlebihan maka kita akan mulai tidak fokus dengan tujuan yang ingin kita capai.
So.. hati-hati, jangan sampai emosi berlebihan 😉

8 comments… add one

  • bener pak, saya sering banget merasakan efek dari emosi. apalagi kerjaanku berhubungan dengan orang banyak yg sebagian kerjaannya gk beres. bikin sering naik darah 😀

  • Iya bener banget, jika emosi berlebihan maka kadang bisa merugikan diri sendiri…tapi suah juga sih mengnedalinakn emosi agar bisa berpotensial mejjadi hal yang lebih posetif….

  • pokoknya kalo dah emosi semua pekerjaan jadi berantakan…hihi…

  • idem ama yang diatas-atas 😀
    Emosi bikin semua ga terkendali

  • memang emosi itu efeknya negatif. Hehehe

  • @ all
    mari kita jaga emosi 😀

  • Tapi kadang main sebuah permainan emang enak pake emosi… Jadi pas uda selese main rasanya rileks.. Cm kalo jadi dongkol ya susah ya, apalagi kalo mainnya perlu konsentrasi kaya biliar 😀

  • hiks saya ga bisa maen bilyard…:((
    untung dulu ga dikafirkan sama temen2 waktu maen 😀
    (masih berkaitan sama commentnya yudi di blogku)
    dan malah diajari :)

    salam kenal, thx for visiting my blog…:)

Leave a Comment