Postingan kali ini bagi yang demen sama basket khususnya NBA. Akhirnya Terry Porter dipecat oleh manajemen Suns dan digantikan oleh Alvin Gentry yang juga merupakan asisten pelatih pada masa kepelatihan eks pelatih Mike D’Antoni. Rekor kurang memuaskan dari awal musim menjadi alasannya. Suns sendiri terpuruk di posisi 9 di western conference dengan rekor menang kalah sementara 28-23 (sebelum all star).
Apa yang baru dari Phoenix Suns?
Tentu saja gaya menyerang cepat kini kembali dibangkitkan oleh coach baru. Saya suka sekali nonton gaya bermain Phoenix yang kerennya sering disebut Run and Gun. Sistem ini mengharuskan pemain lebih banyak berlari dan mesti menembak dibawah 7 detik dalam situasi fastbreak.
Kelemahannya adalah defense rada kendor, namun filosofinya adalah “lawan boleh mencetak banyak poin, namun Suns membuat angka lebih banyak dari lawan” keren kan
Dengan sistem ini, Suns rata-rata selalu mencetak diatas 105 poin per game. Sepanjang permainan pemain Suns dituntut selalu menyerang dan berlari setiap mendapat possession. Perlu stamina yang baik untuk bisa menjalankan Run & Gun dengan baik. Ring lawan dihujani tembakan secara intens. Sistem ini bahkan pernah menghasilkan 82 poin hanya dalam 2 kuarter!!! Kebayang kan bagaimana ofensifnya sistem Run n Gun ini
Dengan banyaknya pemain berstatus bintang di Phoenix, maka akan semakin banyak option menembak. Setiap pemain ditugaskan untuk berlari memecah konsentrasi defense lawan lalu membuat ruang kosong bagi eksekutor. Dalam hal ini playmaker Suns Steve Nash memegang peranan sangat penting untuk mengatur permainan.
Wah, jadi semangat lagi deh ngedukung Nash dan kawan-kawan. Permainannya sangat menghibur bila bermain dengan gaya cepat ini. Terbukti sejak dibangkitkannya Run n Gun, Suns telah menang besar 2 kali. Phoenix Suns “membakar” Los Angeles Clippers 2 kali berturut-turut dengan skor minimal 140 poin!!
Ayo Phoenix, semoga Run n Gun ga hanya enak ditonton, namun bisa membawa gelar NBA yang selama ini selalu gagal diraih. Go go SUNS!!
Sprite Slam Dunk Contest 2009 pada NBA All Star game di Phoenix akhirnya dimenangkan oleh Nate Robinson dari New York Knicks. Di Final, Nate Robinson mengalahkan juara tahun lalu Dwight “Superman” Howard dari Orlando Magic.
Februari gini biasanya toko-toko dah pada jualan coklat yang dikemas dalam kemasan yang lain dari biasanya. Mayoritas warna yang dipakai pada kemasan adalah merah muda. Kemasan dihias dengan berbagai pernak-pernik, kadang dikasi pita dan macem-macem hiasan lainnya untuk menambah menarik kemasan.
Semua orang punya hobi dan kesenangan yang berbeda-beda, tinggal sebutkan apa yang anda inginkan maka petugas dari tempat itu akan mengantarkan anda menuju ruangan yang anda inginkan. Asyik bukan
Yak..100 untuk anda!! Anda benar sekali ketika menjawab bahwa saya kadang (
Yup, akhirnya gelaran Tennis Australian Open 2009 mempertemukan petenis nomor 1 dunia Rafael Nadal melawan Roger Federer pada partai Final Tunggal Putra.
————————————————————————————-

