Search results for kebiasaan

Stop buang sampah sembarangan

Entah karena “budayanya” begitu atau hanya karena terbiasa sejak kecil, banyak orang Indonesia (jelas termasuk saya) seringkali lupa bahwa sampah itu semestinya dilempar/dibuang/diletakkan di tempat yang sampah. Pernah saya liat ada mobil buka jendela trus wusss….kulit jagung rebus melayang. Nonton di bioskop trus klotak….gelas plastik wadah minum dibuang dibawah kursi. Habis merokok lalu pluk…buang aja ke lantai trus injek sampai mati apinya. Permen karet yang sudah habis manisnya lalu, plek….ditempelin dibawah bangku sekolah. Duh jorok :-(

Saya bukan sok paling baik karena memang saya pun pernah melakukannya. (suer, sekarang dah ga terbiasa buang sampah sembarangan lagi). Untuk menghilangkan kebiasaan buang sampah sembarangan, saya punya trik sendiri. Biasanya saya bayangkan bahwa tempat-tempat umum dimanapun itu sebagai rumah saya sendiri, maka dengan sendirinya saya akan merasa “ga enak hati”/”sayang”/”ga tega” untuk mengotorinya dengan menggeletakkan sampah di sembarang tempat. Gimana? Cobain deh. Bersih kan pangkal sehat. Lagian enak banget kalo liat tempat itu bersih. Makanya ayo kita biasakan buang sampah pada tempatnya. Bagi yang emang udah biasa ya berarti anda layak dapat bintang, Tularkan ke teman-teman yang lain :-D Stop buang sampah sembarangan!!

OOT : anehnya saya masih suka buang sampah sembarangan di blog saya sendiri dengan menulis hal-hal yang ga perlu semisal ramalan gadungan :mrgreen: BTW akhir-akhir ini bener-bener jarang ngenet karena ada kegiatan “dunia nyata” yang mesti dilakukan. Frekuensi posting dan blogwalking pun berkurang :-( Maaf ya buat temen-temen kalo saya belum sempet balesin komen ataupun berkunjung ke blog kalian.

Ngintip cewek yuk..

Lelaki biasanya sangat nafsu penasaran untuk ngintip cewek, apalagi bila yang diintip adalah cewek cakep atau gambar cewek merangsang. Berikut hal-hal yang mungkin bisa memuaskan hasrat mengintip cewek pada lelaki yang penasaran.

Cukup paragraf pertamanya :mrgreen: Mari kita ngintip kebiasaan cewek.

Cewek umumnya sangat suka bercermin dan “menghiasi” tubuhnya dengan balutan pakaian yang dianggapnya mampu membuatnya tambah cantik.

Cewek juga suka mengingat hal-hal detail yang mungkin udah dilupain cowoknya. Misal mereka inget tanggal hari jadi atau inget suatu kejadian yang dianggapnya berkesan, sehingga terkadang berubah pemarah ketika tau bahwa orang yang diharapkan juga mengingat detil tersebut ternyata udah lupa akan kejadian itu.

Cewek suka berlama-lama ketika memilih barang dan berbelanja, malah terkadang 3 jam mondar mandir buntut-buntutnya ternyata masih bingung mau beli barang yang mana.

Cewek ga pede kalo bepergian tidak berdandan dulu sebelumnya. Untuk kategori kegiatan bepergian yang paling ga resmi pun, minimal 5 menit disempetin untuk “merekayasa wajahnya”

Cewek suka banget dibilang kalo dirinya cantik, apalagi kalo diucapkan seolah-olah si pria bersungguh-sungguh mengucapkannya. Kalo cewek ngejawab “ah gombal banget si” itu artinya dia sedikit suka anda bilang dia cantik :mrgreen:

Cewek (apalagi kalo keadaan memungkinkan) amat suka koleksi tas. Tiap pergi kadang tasnya ganti-ganti selalu.

Bagi cewek jangan marah kalo analisa ini ternyata tidak sesuai. Tulisan memang hanya didesain sedemikian rupa untuk menambah jumlah postingan di blog ini :mrgreen:

Demikian kira-kira hasil mengintip cewek kita kali ini. Maaf sebelumnya karena tulisan ini memang tidak mengisahkan tentang ngintip cewek mandi, ngintip cewek ganti baju, ngintip cewek bugil, ngintip cewek telanjang de el el dan sebangsanya. Mohon bertanya ke mbah gugel untuk melihat hal-hal yang begituan.

Selamat berhari minggu :-D

Si Kubrick

Sudah menjadi kebiasaan bila akan membuat blog baru, maka saya berkeliling untuk mencari theme yang cocok dengan selera. Entah berapa banyak theme WP sudah saya donlot dan saya telantarkan di hard disk, tanpa pernah digunakan :mrgreen:

Seperti blog baru saya yang ini, awalnya dibuat karena kejenuhan saya membuat konten berbahasa inggris yang jelas-jelas artikelnya tidak berasal dari buah pikiran saya sendiri namun hasil kopas dan comot sana sini lalu dimodifikasi menjadi sebuah artikel yang baru Biasanya tak sedikitpun saya sisipkan kalimat saya sendiri karena merangkai kalimat dalam bahasa inggris ternyata cukup merepotkan buat newbie culun kayak saya :mrgreen:

Oleh karena itu terpikir oleh saya untuk membuat sebuah blog berbahasa Indonesia sebagai bahan selingan yang topiknya tidak se-ngawur blog ini :mrgreen:
Iseng-iseng berhadiah, begitu pikir saya, karena sapa tau kalo page ranknya dah ngangkat, kan bisa didaftarin paid review :-D plus updatenya pun ga perlu maksa, karena nulis artikel bahasa Indonesia tentu jauh lebih mudah bagi saya yang memiliki ibu berlidah Indonesia :mrgreen: my mother tongue is bahasa Indonesia :-D

Kembali ke masalah theme. Setelah berkeliling dan melihat banyak theme yang dahsyat-dahsyat, akhirnya hati saya tertambat pada sebuah theme sederhana yang tampak polos menarik bagi saya. Theme tersebut adalah KUBRICK
xixixixi ngapain juga mesti cari-cari theme kalo sukanya sama theme default :lol:

Kubrick tak berdosa itu cuma saya ganti warna headernya ajah trus jadi deh. Dipasangi beberapa plugin dan diganti format permalinknya plus ditambahi list ping service pada menu writingnya, lalu kemudian blog polos yang nama domainnya berasal dari domain nganggur itu akhirnya naik tayang juga :-D

He.he..saatnya nge-blog pake bahasa Indonesia lagi. Trus sekarang tinggal sering-sering update n disuntik link sana sini deh :-D

Membentuk kebiasaan (yang baik)

“ Pikiran atau tindakan apa saja yang anda lakukan secara berulang ulang pada akhirnya akan menjadi sebuah kebiasaan baru”

Bangun siang selama sebulan berturut turut akan membuat anda malas bangun pagi ( kecuali dibangunin Sandra Dewi trus diajak jalan-jalan :mrgreen: )

Mencontek setiap kali ada ulangan di sekolah akan membuat anda malas belajar dan lebih mengandalkan contekan teman.

Mengumpat setiap kali ada kejadian yang kurang berkenan dengan anda akan membuat anda menjadi “tukang misuh”

Hati-hati apabila anda melakukan suatu kegiatan dengan intensitas yang berulang ulang. Syukur apabila kegiatan itu adalah kegiatan yang positif dan pantas untuk terus dilanjutkan serta dijadikan kebiasaan. Namun bila kegiatan atau tindakan yang anda lakukan secara berulang ulang adalah suatu kebiasaan buruk, maka sudah saatnya untuk segera berubah.

Waktu SMA dulu saya suka sekali menunda pekerjaan. Awalnya karena lelah seharian beraktivitas. Lama kelamaan saya terbiasa menunda-nunda dan akhirnya benar-benar sulit untuk menghilangkan kebiasaan tersebut. Saya suka menunda belajar (padahal emang ga pernah belajar dan kadang-kadang suka bolos sekolah :mrgreen: ), suka menunda mengerjakan tugas sekolah sehingga akhirnya selalu kelabakan sehari sebelum tugas itu dikumpulkan.

Kebiasaan tersebut mulai berubah semenjak saat kuliah. Terdesak akan keinginan untuk lulus dengan nilai yang baik, maka ‘dengan terpaksa’ saya meninggalkan kebiasaan menunda saya. Sangat berat awalnya, namun setelah rutin dilakukan maka lambat laun kebiasaan tersebut jadi hilang, bila tidak hilang sama sekali setidaknya berkurang.

Ternyata benar apa yang sering ditulis di buku-buku motivasi itu, bahwa suatu tindakan jika dilakukan secara berulang-ulang maka akan menjadi sebuah kebiasaan baru. Terpikir oleh saya, alangkah ‘kerennya’ bila kebiasaan-kebiasaan baik mulai saya ciptakan sendiri agar kehidupan saya menjadi lebih berguna lagi :-D
Prakteknya ternyata sulit, masih banyak kebiasaan kurang baik yang tidak bisa berubah ( baca : tepatnya saya sendiri/kita sendiri yang tak mau/tak punya niat untuk merubahnya)

Target saya ‘membiasakan’ kebiasaan 1 bulan ke depan ga muluk-muluk deh, saya ikrarkan (cieee….lambemu dan bahasamu ke laut aje :mrgreen: ) bahwa urutan prioritas yang saya posting kemaren harus segera menjadi kebiasaan yang bisa saya lakukan tanpa hati ini merasa dongkol, susah, terpaksa, malas dsb. Saya ingin tindakan itu bisa saya lakukan layaknya saya sarapan pagi (enteng banget sarapan, tinggal ambil hidangan di meja, trus dimakan, beres dah :-D )

Tapi bisa ga ya..??
Moga-moga bisa dan memang harus bisa :-D

Mencontek di sekolah

Teringat masa-masa SMA dulu, kini saatnya menulis sesuatu yang terjadi sebelum aku mempunyai blog ini. Berikut adalah postingan berdasarkan pengalaman pribadi.

Daftar kebiasaan-kebiasaan nyontek yang pernah saya lihat dan saya lakukan :mrgreen:

1. Nyontek catetan di kolong bangku
Metode paling klasik dan jadul namun tak pernah hilang ditelan jaman. Mungkin hanya sekolahan tertentu aja yang mejanya ga dilengkapi kolong. Trik kuno tapi sangat banyak penggemarnya.

2. Simpen catetan kecil di balik rok.
Termasuk metode lama juga, namun cukup efektif. Pelaku merasa bahwa pengawas akan segan untuk memeriksa hingga ke ‘daleman’ mereka, padahal ga semua pengawas ga doyan paha. Hanya bisa digunakan oleh cewe, kalo cowo pengen nyoba ya mesti pake rok dulu ke sekolah, ga mungkin kan… :mrgreen:

3. Media alat tulis
Metode ini menggunakan kotak pensil, pemutih (tip ex) dan lain2 sebagai media untuk mengirimkan contekan. Kertas dilipat kecil dan dijejalkan ke dalam media tadi. Dilakukan dengan modus pura2 meminjam peralatan tulis menulis. Sayang metode ini terancam punah karena peraturan sekarang melarang siswa untuk saling meminjam alat tulis ketika sedang ujian.

4. Lempar-lemparan kertas contekan
Pelaku haruslah seorang yang jago dalam hal lempar melempar dan tangkap menangkap. Atlet baseball sekolahan biasanya mahir menggunakan metode yang rawan dipergoki oleh pengawas ini. :-D

5. Isyarat bahasa tubuh
Biasa dilakukan ketika ujian yang soalnya adalah pilihan ganda. Menanyakan nomor soal dengan jari2 tangan, sedangkan untuk jawabannya cukup tunjuk alis untuk jawaban A, tunjuk bibir untuk jawaban B, jawaban C akan ditunjuk hidung (karena hidung bahasa bali-nya adalah Cunguh =C ), jawaban D cukup sentuh dagu, jawaban E sentuh telinga, karena E=Ear.

6. Kertas mini yang dilipat lipat
Lagi lagi metode kuno yang hanya dilakukan oleh master nyontek, kertas dilipat sedemikian rupa agar mudah dibolak balik di telapak tangan.

Jangan lakukan metode ini bila tak pernah berlatih kecepatan tangan sebelumnya.

7. SMS pake HP
Metode ini sangat jarang dilakukan ketika saya SMA dulu, karena jaman saya dulu hanya orang2 berduit yang punya hape. Mungkin saat ini berbeda keadaannya, namun saya rasa pengawas bisa menyita hape sebelum dilakukan ujian.

8. Metode jerapah
Metode ini hanya bisa dilakukan oleh orang orang yang berleher panjang dan bermata setajam elang. Dilakukan dengan cara tolah toleh dan lirik kanan kiri mencuri curi kesempatan ketika pengawas sedang lengah

PERINGATAN KERAS : Please Don’t Try This At School :-D

Anak anak yang masih punya ingatan segar tentang sekolah atau kuliahan pasti lebih tau nih trik trik beginian, bisa nambahin ga joe, fen, atau mas bayu yang barusan lulus sekolah mungkin :mrgreen:

Beli buku. Worth-kah?

Saya punya kebiasaan “aneh” yaitu suka beli buku atau lebih tepatnya lagi lebih suka kalo bisa baca tanpa membeli. Kadang sebulan duit cuma habis pake beli buku doank. Mending si kalo yang dibeli pas buku2 yang “bisa dipraktekin” kayak buku “Bagaimana agar bisa berbicara dengan hewan seperti Dr.Dollitle” atau “Cara cepat memperbaiki printer yang udah mati total”, “Mahir memasak nasi goreng berbagai rasa dalam 5 menit”, “Rahasia Mencontek dalam ujian tanpa diketahui pengawas” de el el. Nah kalo pas yang dibeli adalah buku yang disebut komik atau beli buku2 yang cuma dipake buat haha hihi senyam senyum sendiri di rumah, apakah itu berharga?

Jawaban pasti lagi2 bervariasi tiap orang. Bagi saya si itu cukup bernilai di hati tapi enggak di dompet :mrgreen: makanya enakan gelar tiker aja di gramed, sambil baca buku2 yang ga disegel atau segelnya ada yang ngelepas :-D

Beberapa waktu lalu tiba2 saya tidak jadi menyesali kesukaan saya membeli buku (seringnya emang baca di tempat sih :oops: ) setelah melihat ada bapak2 yang rela membeli buku puluhan sekaligus!! Karena penasaran saya dekatin ke kasir, maksudnya mau ngintip buku apa sih yang dibeli. Dalam bayangan saya dia adalah seorang pegawai perpustakaan yang bertugas mengisi koleksi perpustakaannya, namun setelah saya tengok ternyata tidak seperti itu. Tampaknya dia membeli buku untuk dirinya sendiri. Berbagai macam novel, komik, buku2 motivasi hingga majalah2 baru dia langsung beli sekaligus.

Iseng aku tanya, “Pak, beli bukunya banyak banget, buat siapa?”

Sambil senyum dia bilang, “buat saya baca sendiri ko dik, biar ga bulak balik sini sampe 2 minggu lagi, jadi ya saya beli aja sekalian”

Ya ampun, ni bapak2 ngeri juga. Seketika itu aku mengambil buku karangan si Ippho Santosa yang baru berjudul 13 wasiat terlarang. Awalnya aku bimbang mau beli apa enggak ya coz isi dompet nge-pas banget. Tapi begitu melihat “kerakusan” bapak tadi beli buku maka aku putuskan untuk jadi membeli, toh cuma 1 :mrgreen:

Beli buku. Penting ga sih? :-D

Belajar dari semut

Berikut adalah cerita yang saya ambil dari salah satu buku favorit saya “Fight like a tiger Win like a champion” karangan Darmadi Darmawangsa dan Imam Munadhi.

Nah pelajaran apa yang bisa kita ambil dari semut.

  1. Semut tidak pernah menyerah, jika anda pernah mencoba menghentikan jalan sederetan semut maka apakah mereka akan berhenti? Tidak, mereka akan mencoba melewati rintangan itu dengan segala cara, baik memutar lewat kiri, kanan, ataupun memanjat rintangan tersebut. Semut tak pernah berhenti mencoba hingga menemukan jalan keluar.

    Read more