Search results for cerita+yang+menyenangkan

BV yang membingungkan

Seminggu terakhir ini saya benar-benar dibuat bingung oleh layanan BV alias belogsfertais. Setelah task yang saya submit direject hingga 4 kali dalam minggu ini, saya kembali dibuat puyeng oleh anehnya data-data dalam akun BV saya. Hal pertama ceritanya seperti ini, task yang saya submit direject dengan sukses oleh BV :mrgreen: Task tersebut pun segera saya submit ulang keesokan harinya. Sialnya lagi lagi Lori memberikan surat penolakan. Saya pun berusaha membenahi dan mensubmit untuk yang ketiga kalinya. Kali ini memang bener-bener lagi apes, task tersebut expired dan Lori bilang bahwa dia tak akan me-reassign ulang untuk saya :-(

Oke untuk hal pertama saya terima, task tersebut sudah lewat 5 hari dan memang saatnya expired, namun yang membuat saya kaget adalah GBT yang telah saya accept malam sebelumnya ikut dihilangkan. Saya ga tau itu memang sengaja dihilangkan atau menghilang dengan sendirinya. Sungguh aneh nan misterius, padahal saya udah pesan review ke teman yang menyediakan jasa review untuk task tersebut. Berhubung ga terima GBT itu hangus begitu saja maka saya kontak BV melalui form contactnya. Isi surat saya kira-kira adalah menanyakan mengapa GBT yang telah saya ambil menghilang secara misterius. Beberapa hari kemudian datanglah email balasan dari mereka, isinya silahkan dibaca :

Dear Putu,
If grabed the grab bag task you have to accept it and then you can submit
your task. If you don’t “accept” it, it will go to someone else.
Thank you,
Marie O.

Ya ampuunnn….apa bahasa inggrisku katrok banget yah, ko sampe mereka jawabnya juga ga sesuai topik :mrgreen: Saya kan nanya mengapa GBT yang telah saya accept ko bisa mendadak hilang begitu saja sedangkan link submitnya aja masi ada di email yang saya terima dari mereka, tapi mereka jawabnya malah begitu :-|

Lagi-lagi it’s okay, anggap aja emang bukan rejeki. Dengan maksud agak nakal, saya pun belum kehabisan akal, saya coba submit task itu melalui link submit yang masi nyantol di email saya, hasilnya? Hehe jelas sistem mereka ga bisa dibohongi keculunan saya. Task tersebut dianggap tidak ada alias not found alias not exist. Hehe..mau nakal tapi ga bisa :mrgreen:

Kemarin, saya menerima penolakan lagi. Aneh, biasanya ga pernah ditolak, tapi ko minggu ini ditolak berturut turut :mrgreen: Kali ini segera saya submit ulang secepat cepatnya agar kantung GBT itu tidak hangus begitu ajah. Lumayan tu duit pake beli cendol :-D

Saya submit dan menunggu approval lagi. Waktu melihat data payment status, lagi-lagi saya dibuat kaget. Task yang mereka tolak kemarin dimasukkan dalam payment untuk bulan depan!! 8-O

bv payment

sedangkan statusnya masi waiting for approval, lihat screenshot dibawah
bv

Wekss…ko bisa gitu yah, katanya ditolak, ko malah mau dibayar. Saya ga tau mesti seneng apa bingung, karena permalink task tersebut telah saya ubah sesuai dengan title baru yang baru saja saya re-submit :roll:

Trus sekarang gimana donk. Ngaku ga yah sama BV bahwa ada keanehan dalam stats payment saya? Oh BV…kamu ko bikin saya bingung aja sihh…?? Memang kamu sangat menyenangkan, namun minggu ini kamu bener-bener membuat saya puyeng :evil:

“Senang dibohongi”

Aku termasuk orang yang suka banget jika nonton acara yang berbau sulap, trick, magic atau whateverlah namanya. Rasanya menyenangkan sekali bila melihat seseorang memamerkan kelihaiannya dalam ber-sulap. Aku suka nonton pesulap siapa saja dan darimana saja. David Coperfield, David Blaine, Cris Angel atau yang lokal seperti Demian sang ilusionis, hingga temen kuliah, tukang becak, tukang ojek atau siapa saja yang pinter main sulap.

Jika sulapan yang aku lihat tampak ‘keren’ setidaknya menurutku, maka seringkali aku bercerita tentang trik tersebut kepada teman-temanku. Terkadang ada yang tahu rahasia trik tersebut dan memamerkannya kembali di hadapanku. Suasana pun berubah menjadi menyenangkan bila ada yang ber-atraksi diantara kami.

Namun pernah terjadi peristiwa yang menjengkelkan. Pernah suatu ketika temanku membeberkan trik sulap yang pernah kami tonton bareng-bareng di televisi. Celakanya dia hanya tau teorinya saja, prakteknya sama sekali tidak mahir. Nah yang bikin kesel, temanku ini malah sambil menjelek jelekkan pesulap-pesulap di televisi tersebut. Katanya, mereka semua tak lebih dari seorang penipu. Menurutnya, semua sulapan tersebut hanyalah tipuan murahan dan kita tak pantas kagum dengan ‘kebohongan’ yang dilakukan oleh pesulap-pesulap itu. Dibohongi ko seneng, begitu pikirnya.
Loh..loh..loh…SO WHAT GITU LOHHH…..
mereka kan menghibur, mereka mahir melakukan ‘tipuan’ itu, WHAT’s WRONG?? Apa yang salah? Kalo ga seneng sulapan ya jangan ditonton, ga usah pake menghina segala, toh mereka tidak merugikan kita.

Saking sebelnya aku bilang aja bahwa aku memang “suka dibohongi” (dalam tanda kutip loh). Aku bilang aku suka dibohongi acara televisi, aku suka nonton film yang pastinya ceritanya kebanyakan bohongan, aku suka nonton kebohongan pesulap, aku suka nonton acara gulat WWF, TNA yang jelas jelas adegannya setengah berbohong. Aku suka nonton film Holywood yang banyak adegan-adegan bohongnya, aku suka nonton film Mission Impossible yang sudah sangat pasti bohongan. Puass.. puass??

Kalo ga suka ya jangan ditonton, ga usah pake ngejelek-jelekin boss :evil:

Maaf bila tulisannya rada ngawur, maklum curhat di blog sendiri :-D