Pilih Akurasi atau cueball control?

Sering menjadi perbincangan iseng bagi penggemar olahraga biliar, mana yang lebih bagus, apakah orang yang akurasi tembakannya tinggi (namun cueball control-nya/penempatan bola putih jelek atau kalo orang indonesia sering bilang “PARKIR”nya jelek :mrgreen: ) atau orang yang sangat paham dengan kontrol bola putih namun akurasi pukulannya kurang bagus (atau “NDAK TITIS” kalo orang jawa bilang hehe..)

Idealnya tentu akurasi tinggi plus cueball control bagus (maunya gan), tapi seandainya ada seorang yang benar-benar pemula, mana yang seharusnya lebih dulu dikuasai?

Menurut saya hal pertama yang harus dipunyai seorang pemain adalah “sense” memasukkan bola yang tinggi, feeling memasukkan bola tanpa melihat titik alias akurasi tembakannya tinggi. Cueball control adalah hal belakangan yang akan dikuasai seiring dengan banyaknya orang tersebut berlatih.

Logikanya, buat apa paham sekali teori penempatan bola putih jika bola sasaran ga pernah masuk. Ya ga boss? 😀 Saya pernah ketemu orang yang “TITIS”nya luar biasa, akurasi pukulannya sungguh istimewa. Padahal sepintas saya liat dia ga begitu bagus penempatan bola putihnya, asal aja. Pokoknya bola berikutnya keliatan aja, langsung hajar deh.

Bagi yang baru tertarik bermain biliar, terutama cabang pool (9ball,8ball,10ball dan sebangsanya) maka bila anda merasa akurasi pukulan anda cukup baik, maka 50% ada kemungkinan anda bisa menjadi pemain yang bagus bila banyak berlatih. Alasannya karena modal udah punya, yaitu bisa masukin bola 😀 Intinya adalah bola yang masuk (kecuali bola putih alias gacuk loh :mrgreen: )bukan parkir yang keren. Tapi semestinya harus bisa dua-duanya kalo udah sering latian 😀

Berikut ada 2 tips ala amatiran untuk berlatih memasukkan bola sasaran :

1. Feeling
Cara tradisional. Secara alami biasa dimiliki oleh pemain. Anda pun pasti bakal punya dengan catatan anda rutin berlatih, minimal bermain lah. Makin sering main, maka feeling anda akan makin terlatih. Otak akan “merekam” berbagai macam perilaku bola plus cara anda memukulnya. Secara tidak langsung anda sedang belajar mengamati berbagai efek yang ditimbulkan oleh berbagai macam pukulan yang anda lakukan.

2. Titik Bola
Anda bisa belajar memasukkan bola dengan melihat titik bola terlebih dahulu sebelum menembak. Amati garis yang dibentuk oleh bola sasaran dan lubang (pocket) yang dituju. Bagian bola sasaran yang jika ditarik garis lurus akan mengarah menuju pocket adalah titik pukulan yang mesti anda pukul agar bola tersebut melaju sesuai garis yang anda telah lihat tadi. Ingatlah, titik bola tidak pernah bohong, bila pukulan anda meleset maka kemungkinan anda salah mengenai titik bola.

Faktor lain tentu juga berpengaruh, seperti misalnya lurus atau tidaknya ayunan pukulan anda. Lurus atau bengkoknya cue/stik anda dan tentunya apakah anda sedang melakukan pukulan dengan efek/english. Apabila anda melakukan pukulan dengan efek/english, maka akan terjadi defleksi, dimana bola akan bergulir keluar dari relnya. Kemampuan anda meng-adjust arah pukulan ketika melakukan pukulan dengan efek akan berpengaruh besar. Disini yang berbicara adalah faktor pengalaman, setelah teorinya anda dapat maka anda akan menguasainya setelah sering mempraktekkannya. Intinya adalah practice make perfect 😀

Kembali ke leptop eh topik, maka latihlah akurasi pukulan anda terlebih dahulu, lalu baru kemudian memikirkan cara menempatkan bola putih (setidaknya menurut saya :mrgreen: ). Seharusnya anda bisa berlatih kedua-duanya berbarengan namun ingat untuk lebih mengutamakan akurasi pukulan anda terlebih dahulu. Mengenai jenis-jenis pukulan dasar sudah pernah saya tulis disini.

Mastering Pool with Mika Immonen (2009 world10ball champion, 2001 world 9ball champion, 2008 & 2009 US OPEN champion)

Udah dulu ah cerita sok taunya 😳

Biliar adalah permainan yang cukup sulit dikuasai namun juga sebenarnya tidak begitu sulit bila awalnya kita menyenanginya. Susah susah gampang lah istilahnya. Memang benar bahwa sangat-sangat sulit untuk menjadi seorang yang pemain yang memiliki kualitas world class, apalagi bila kita hanya seorang amatir yang tidak memiliki banyak waktu berlatih. Namun ga mesti kan main tu biar jadi jagoan dunia, dipake untuk having fun juga bole kan. Bukankah kalo jago main maka bermain akan semakin mengasyikan 😀

Bagi master2 lokal dan dunia (emang bisa bahasa indonesia mereka :mrgreen: ) yang sapa tau baca tulisan amatiran ini mohon dikoreksi kalau ada kesalahan. Hanya sebuah tulisan dari seorang penggemar 😀

Selamat bermain Biliar 😀

7 comments… add one

  • waaah kliatan banget pakar bilyard niiy yuud… kapan ni go international?

  • **bengong liat master billiar unjuk gigi 😀

  • kalo saya yang penting bisa mengenai bola putih dengan baik dulu. ngak mahir soalnya

  • Kalau saya maen Billiard sukanya bayari temen2, biar pada mau ngalah hehehe

  • Waduh, udah berapa lama gak maen…jadi pengen :( sayangnya gak ada yang bisa diajak maen :((

  • ngg… mikir dulu deh

    gak bisa main biliar sih.. hehe

  • Perlu banyak latihan tuh klo masalah parkir bola nya, saya klo main bilyar pasti bagian bayari. Karena selalu kalah mainnya…

Leave a Comment