Currently viewing and reading

Related Post

7 Comments Received

September 13th, 2007 @6:40 am  

yang paling susah kan emang mengakui klo kita salah. . .

September 15th, 2007 @3:07 am  

Setuju mas…. tapi yang terjadi sekarang ini, yang paling kuatlah yang paling benar.
Salam kenal juga mas yudi :D

yudi
September 15th, 2007 @3:47 am  

sipp
bener juga
yang kuat bisa buat yang salah jadi bener

September 15th, 2007 @4:37 am  

iya sih, jalan pikir tiap orang berbeda..

September 17th, 2007 @3:09 pm  

Saya pikir, ketika seseorang berbicara tentang kebenaran maka seyogyanya kebenaran hakiki lah yang dimaksud, bukan sekedar kebenaran versi orang per orang yang selalu terkotakkan dalam satu perspektif serta pengalaman yang mendasarinya.

Sebelum membaca buku, menyanggah ide, membantah pendapat, atau apapun yang ‘mungkin’ bertentangan dengan opini kita, ada baiknya untuk mencoba mendengarkan atau menyimak dahulu secara utuh maksud dari si pemberi pernyataan.

Pelajaran pertama tentang berbicara menurut Bukunya Larry King dalam “Seni berbicara” adalah mendengarkan. Saya sepakat dengan pendapat anda dan juga pendapat Larry King tersebut, sebab tanpa mendengarkan secara utuh mungkin kita tidak bisa mengetahui maksudnya secara menyeluruh. Mendengarkan penuh pun terkadang juga bukan jaminan, jika kita tidak benar-benar mendengarkan.

Salam kenal…

eka
September 27th, 2007 @5:05 am  

hmm…
Kalo bukan kebenaran, apa yg menjadi guide kita ?
rel kita dalam bertindak ?
Apa value kita ?

September 30th, 2007 @5:24 pm  

guide?
kebenaran?
tanya hati nurani kita. kalo hati nurani kita tidak ragu, maka itulah kebenaran :D

Leave A Reply

Please Note: Comments maybe under moderation after you submit your comments so there is no need to resubmit your comment again

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia BRDTracker
Yudi World Rank