Makasi banyak untuk ekonom Italia Vilfredo Pareto yang menemukan prinsip 80/20. Disadari atau tidak, hukum Pareto ini benar adanya (paling tidak bagi yang percaya)
Misal : 80% hasil datang dari 20% usaha
Usaha yang sangat efektif dan efisien (20% dari keseluruhan usaha) sangat mungkin mengakibatkan hasil yang besar (80% dari keseluruhan hasil). Usaha yang lebih sedikit belum tentu menghasilkan hasil yang sedikit, begitu pula sebaliknya. Namun tentu saja usaha yang sedikit bukan diartikan sebagai usaha yang malas-malasan, semua perlu usaha boss, namun usaha yang efektif lebih memberikan hasil.
Contoh : Saya punya kupon bazaar 50 lembar. Bagaimana cara agar kupon tersebut terjual habis?
Cara 1 : menghubungi dan menghampiri semua kontak yang saya kenal lalu menawarkannya satu persatu, berharap banyak dari mereka akan membeli kupon bazaar saya.
Estimasi waktu : bisa berhari-hari
Efek samping : badan lelah luar biasa, kulit gosong, tangki bensin sepeda motor mesti diisi berulang-ulang.
Cara 2 : Berkunjung hanya ke rumah sanak famili (om, tante, eyang, mbah, kakek, saudara, sepupu, dsb) plus mengunjungi teman-teman dekat yang memiliki banyak kontak lalu menitipkan kupon tersebut, mungkin masing-masing 5 lembar kupon.
Estimasi waktu : sehari kira-kira beres.
Efek samping : terkadang diminta traktiran sama temen yang dititipin kupon
Mana yang lebih capek? Tentu cara nomor 1. Usaha yang diperlukan lebih besar dengan imbalan hasil yang kecenderungannya lebih sedikit bila dibanding cara 2.
Dengan cara 2, maka kemungkinan kupon tersebut habis akan lebih besar. Sanak famili besar kemungkinan akan langsung membeli di tempat, setidaknya 1 kupon (karena kasihan hehe
) dan dengan menitipkan pada teman (misal masing-masing teman dititip 5 lembar) maka tugas akan terbagi. Tentu saja tidak begitu sulit menjualkan 5 kupon dibanding harus menjual 50 kupon sekaligus.
Apabila kedua cara tersebut digabung maka cara kedua dapat disebut sebagai 20% efforts yang menghasilkan 80% results, sedangkan cara pertama adalah sebaliknya
80/20 principle, it works (setidaknya bagi yang percaya)





30 Comments Received
wih… boleh tak catat nih…
hi5… :d
sama spt nitip undangan nikah yah…
titip menitip itu lumrah…
betul…
tull yuuud, harus dengan smart d kalo melakukan usaha….
@ nono
argh…. nono hattrick lagi
@ audy
iyukk..audiii
Saya juga kemarin habis memikirkan Mas Pareto ini….
tapi versi saya agak sinis
saya berfikir bahwa pemerintah gak ngerti hukum pareto…
kenapa? karena dalam mengeluarkan kebijakan, misalnya saja BBM, cabut subsidi pendidikan, kesehatan dan hak2 hidup mendasar lainnya ini mengenai hampir seluruh masyarakat…
kayaknya dalam ekonomi kita masih kekayaan negara ada ditangan sebagian kecil orang… mereka yang megang duit yang besarnya tidak pernah bisa kita bayangkan… nah anggap saja mereka 20%..
so, menerapkan kebijakan yang efektif pada mereka, akan lebih menguntungkan negara, ketimbang nyusahin semua masyarakat yang..halah… duitnya recehan…..
jadi, bikin kebijakan yang ketat dan memaksa pada sedikit orang2 yang memegang mayoritas uang dinegara ini itu lebih baik…
gimana Mas? ngaco gak?
O ya satu lagi… i love ”pssttt..’ email’
nice gift… hehehe…
Gitu ya mas.. terus enaknya dipraktekkin buat jualan apa ya
@ BlogicThink[dot]com
walau agak sinis tapi masuk akal juga yah. Tapi jangan mikir gitu ah, saya kan termasuk yang 80%
@ Ipung
apa aja bisa kyknya, intinya adalah mengerjakan sesuatunya dengan cara yang sefektif mungkin
waduh level tinggi nih gk mudeng saya hehe. cocok kali ya buat dinua marketing alias jual menjual. relasi adalah segalanya haha
jangan lupa mas, kalo keuntungan sudah 80% jangan lupa yang 20% diberikan kepada kaum duafa yah
ilmu yang bagus nih…emang harus diterapin.
kl sy biasanya hantar menghantar makanan ke rmh sanak famili mas
kasi aja ke semua org mas. entah itu pelayan cafe, pelayan restoran, pelayan toko, tukang sapu, org lg jalan, dll. yg penting pintar ngomong & ambil hati lawan…
hehehehehe
agar sukses kita hrus kreatif dan bisa mnmukan car mudah dan rnangn dlam mnylsaikan sbuah pkrjaan..
bolehlah ku tak terbiasa dg cara pikir spt ini…:) mestinya belajar
Kalo saya males dititipin, soalnya berarti saya yg musti cari2 sapa yg mo beli heehehe..
baru tahu nih ada hukum ini
tambah ilmu…tks ya..
wah hukum 80/20 memang ada benarnya, dari beberapa kali kegagagalan pasti akan ada kesuksesan .TETAP SEMANGAT..
usaha yang cepat dalam hal biaya (traktiran) memang relatif lebih mahal. Kalo usaha yang waktunya lama memang dari segi biaya lebih murah tapi dari segi tenaga jauh lebih besar.
Tinggal bagaimana kita milih saja
. mau keluar biaya banyak ?? atau tenaga kita terkuras ??
Bener gitu mas yudi maksudnya postingan ini ??
ilmu yang mantab..
numpang baca2 dulu
Wow, tampilan blog-nya keren banget, artikelnya juga bagus…
di industri, diagram pareto ini seringkali digunakan untuk menganalisis dan menyelesaikan masalah…dengan sebuah pedoman: “Dengan menyelesaikan 20% masalah, maka 80% masalah akan terselesaikan”…
yaah, selain kerja keras, kita haruss juga kerja cerdas.
wah harus dicoba ini…
tapi 20% effort itu hrus tepat kayaknya, jadi gak cuman asal2an
wew..nggak ngerti…
Keren euyh..
Wah, ini trik ajaran guru SMA yang sudah lama dilupakan
Mksh ya mas, udah ngingetin lagi
Yep, Hukum Pareto memang luar biasa. Bisa masuk di segala sisi kehidupan ya…
mangtap!
Leave A Reply