Berikut adalah cerita yang saya ambil dari salah satu buku favorit saya “Fight like a tiger Win like a champion” karangan Darmadi Darmawangsa dan Imam Munadhi.
Nah pelajaran apa yang bisa kita ambil dari semut.
-
Semut tidak pernah menyerah, jika anda pernah mencoba menghentikan jalan sederetan semut maka apakah mereka akan berhenti? Tidak, mereka akan mencoba melewati rintangan itu dengan segala cara, baik memutar lewat kiri, kanan, ataupun memanjat rintangan tersebut. Semut tak pernah berhenti mencoba hingga menemukan jalan keluar.
-
Semut selalu memikirkan musim dingin selama musim panas, kebiasaan bekerja keras dan bersiap sebelum halangan datang merupakan ciri bangsa semut. Mereka sadar bahwa musim panas tak akan terjadi terus menerus hingga mereka telah mempersiapkan diri mengumpulkan bahan makanan untuk menghadapi kemungkinan buruk pada musim dingin.
-
Semut selalu memikirkan musim panas ketika musim dingin berlangsung, semut adalah bangsa yang tak sabar untuk selalu bekerja dan berprestasi. Mereka akan senantiasa menantikan saat musim panas dimana mereka bisa untuk memulai aktivitasnya.
-
Daya penciuman yang tajam terhadap setiap kesempatan, Semut selalu mencari kesempatan lebih dulu dibanding binatang lain. “Ada gula ada semut,” mereka tidak akan menyia nyiakan kesempatan ketika kesempatan itu datang pada mereka.
-
Mengumpulkan sebanyak banyaknya hasil pada musim panas, bangsa semut tidak pernah berdiskusi tentang berapa hasil yang harus mereka dapatkan, mereka cinta bekerja keras dan selalu mau mengoptimalkan kemampuan terbaik mereka
Menurut saya pribadi kebiasaan semut patut ditiru untuk mewujudkan apapun cita-cita kita. Selain bekerja keras ya tentunya kita juga harus bekerja cerdas agar tidak boros tenaga. Kalo semut aja bisa, kenapa kita tidak mencoba
Wah… Bener juga sih…
Good post!
[...] gagal, telah membuat mereka lambat laun mahir bersepeda. Jika kemarin aku menulis agar kita bisa belajar dari semut, maka sekarang aku ingin belajar bagaimana caranya memiliki keyakinan untuk mencapai cita-cita [...]
hehe…
Nice job yud..
Efek jeleknya yg nomor 5, ” mengumpulkan sebanyak-banyaknya” kadang membuat kita “menghalalkan segala cara” untuk dapat mengumpulkan itu tadi, “Aji Mumpung” katanya.
Mumpung jadi pejabat, mumpung jadi gubernur, mumpung sedang ini dan itu… mumpung terus..
Btw. foto miyabi taruh dimana yud… wa kakakak..
cheers
foto ntar tak imel mas eka aja he..he..
btw makasi dah mampir ke blog saya
Hello!
Nice site
Bye
[...] gagal, telah membuat mereka lambat laun mahir bersepeda. Jika kemarin aku menulis agar kita bisa belajar dari semut, maka sekarang aku ingin belajar bagaimana caranya memiliki keyakinan untuk mencapai cita-cita [...]
salam kenal,
akalo aku suka yang nomor satu tuh, semut kalo dihalangin apalagi aku coba pake tangan tetep aja cari jalan keluar untuk melewatinya. cuma kalahnya kalo dihalangin pake kapur semut…. heheheheheheheheeeeee
eh boleh tukeran link ya?
daunlontar.com