Waktu kecil aku suka banget berkhayal mengenai apapun yang terlintas dalam benakku. Pas ada orang iseng nanya, “dik, kalo dah besar mau jadi apa?,” dengan santai aku menjawab “jadi pilot.” Anehnya jika besoknya kalo ada orang nanya pertanyaan yang sama maka jawabannya berubah menjadi “pengen jadi pembalap tante,” besoknya lagi pengen jadi tentara, jadi dokter, jadi satria baja hitam, jadi power rangers, jadi ultraman, jadi presiden, jadi pemain bola, jadi mafia, jadi jagoan silat, bahkan jadi gugel.
Archive for October 2007
Anne Ahira
Judul diatas adalah nama seseorang yang tiba-tiba saja menjadi familiar bagiku di tahun 2007 ini. Sebelumnya sedikitpun aku tak pernah mendengar nama ini disebut-sebut. Aku tau wanita ini melalui majalah WK yang menyertakan CD mengenai presentasi dirinya tentang hal aneh (setidaknya menurut wong ndeso seperti aku) yang disebut internet marketing. Benakku mencoba mencari jawaban mengenai benarkah sesorang bisa mendapat penghasilan yang besar melalui internet. Singkat cerita aku pun mulai tertarik tentang “ide” mencari uang melalui internet. Gugel menjadi temanku mencari informasi dan …… Wow kutemukan ternyata tidak hanya Anne Ahira yang bisa mendapat penghasilan besar melalui internet.
Ada apa dengan pagerank?
Karena Blog ini lama kutinggal karena ada kegiatan lain, maka aku sangat terkejut ketika pagi ini melihat pagerank yang sebelumnya abu-abu polos berubah menjadi pagerank 3. Ada apa ya dengan gugel? apa gugel toolbar-ku rusak? Tapi whatever lah, asik juga ni pernah punya blog yang pageranknya ga abu2 seperti biasanya (biasalah, newbie katrok ketumbenan wakakaka). Mungkin besok gugel insyaf dan kembali memberi blog ini pagerank abu2, tapi ga apa-apalah, yang penting 1 hari pernah ngerasain PR 3 hehehehe (lagi-lagi ekspresi ndeso tenan)
Belajar dari semut
Berikut adalah cerita yang saya ambil dari salah satu buku favorit saya “Fight like a tiger Win like a champion” karangan Darmadi Darmawangsa dan Imam Munadhi.
Nah pelajaran apa yang bisa kita ambil dari semut.
-
Semut tidak pernah menyerah, jika anda pernah mencoba menghentikan jalan sederetan semut maka apakah mereka akan berhenti? Tidak, mereka akan mencoba melewati rintangan itu dengan segala cara, baik memutar lewat kiri, kanan, ataupun memanjat rintangan tersebut. Semut tak pernah berhenti mencoba hingga menemukan jalan keluar.
Tiket konser dan 50 ribuan
Kadang tanpa kita sadari, seringkali kita membuat keputusan-keputusan yang jika dipikir-pikir sebenarnya adalah keputusan yang aneh namun bagi otak kita merupakan keputusan yang wajar dan diambil dengan penuh kesadaran.
Bayangkan anda mempunyai uang senilai Rp.50.000 dan sebuah tiket konser yang juga senilai Rp.50.000 dalam dompet anda. Ketika tiba di gedung konser, anda baru sadar bahwa tiket itu hilang dalam perjalanan. Akankah anda membeli tiket baru langsung di loket lokasi konser? Kebanyakan orang akan mengatakan tidak.
Sekarang bayangkan anda memiliki 2 lembar uang yang masing-masing senilai Rp.50.000 dalam dompet anda, ketika sampai di gedung konser anda terkejut karena selembar uang anda telah hilang dalam perjalanan. Akankah anda tetap membeli tiket konser? Kebanyakan orang akan menjawab ya.
Kita tidak usah menjadi pakar logika untuk melihat bahwa dua contoh diatas identik dalam semua hal yang dianggap penting, persamaannya adalah dalam kedua kasus anda telah kehilangan sebuah kertas senilai Rp.50.000 (sebuah tiket atau selembar uang), dan dalam kedua kasus, anda harus memutuskan entah untuk membeli tiket konser atau tidak.
Perbedaan kejadian tersebut oleh otak kita, dijelaskan oleh Daniel Gilbert (seorang guru besar psikologi Harvard University) sebagai berikut :