Pagi si mbok dek pulang-pulang ngaku digigit anjing. Akhirnya bawa ke rumah sakit deh untuk nyari vaksin rabies. Setelah dibersihkan lukanya di sebuah rumah sakit terdekat, kemudian dokternya membuat surat pengantar untuk mendapatkan vaksin rabies gratis di Rumah sakit sanglah.
OOT dikit : dokternya lumayan cakep loh, maknyuss deh
Gratis? Wah enak juga ya begitu pikir saya. Ternyata mencari vaksin anti rabies tak semudah yang saya kira. Petugas jaga di UGD mengatakan bahwa persediaan habis dan “diseluruh bali” juga sedang tidak ada persediaan. Mengapa saya tulis dalam tanda kutip, nanti teman2 akan tahu jawabannya.
Karena belum disuntik vaksin anti rabies, maka tentu saja kami sekeluarga ikut kuatir. Menurut beberapa orang, anjing yang terjangkit virus rabies akan mati beberapa hari setelah menggigit korbannya. Tentu saja tak kalah berbahayanya bagi yang digigit, serem deh, apalagi di Bali memang banyak kejadian yang menyedihkan akibat gigitan anjing ga waras. Rumah sakit Wangaya dan beberapa puskesmas yang kebetulan kami tanya juga ternyata mengaku kehabisan stok. Harus menunggu dan berharap beberapa hari kemudian untuk mendapatkan vaksin katanya.
Usut punya usut, ternyata vaksin anti rabies tersebut tidak benar-benar habis. Persediaannya masih ada di beberapa klinik swasta dan kalo mujur bisa anda dapatkan secara gratis di puskesmas. Silahkan berkeliling untuk segera mencari vaksin anti rabies bila anda membutuhkannya. Kunjungi rumah sakit dan klinik swasta, dan cobalah sebuah klinik yang terletak di deket lokasi wong solo Renon, semoga anda beruntung juga mendapatkannya.
Tapi tahukah anda, tentu saja vaksin ini tidak gratis. Vaksin gratis yang disubsidi menjadi “langka” mungkin karena terlalu banyak yang mencari barang gratisan tersebut . Vaksin anti rabies dijual kira-kira seharga 130 ribuan rupiah. Cukup mahal bagi orang kebanyakan namun karena mendesak, maka harga tersebut tentu jadi sangat tidak seberapa dibanding dengan nyawa.
Jadi bila ada musibah digigit anjing dan anda kuatir bahwa anjing tersebut terjangkit rabies, maka segeralah mencari vaksin dengan bergerilya ke berbagai rumah sakit dan klinik kesehatan. Bukan tak mungkin anda akan mendapat jawaban bahwa persediaan sedang habis. Jangan menyerah, usahakan untuk mendapatkannya walau harus membayar. Walau anjing yang menggigit belum tentu rabies, namun kewaspadaan perlu tetap dikedepankan.
Kuncinya : Berkelilinglah! Kalo ga dapet yang gratis maka ya terpaksa yang bayar. Mau gimana lagi?








